BREAKING: 995 Senjata di Sekolah Jaksel, DPR Minta Usut Tuntas
BARU SAJA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas temuan 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sahroni me...
BARU SAJA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas temuan 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sahroni menilai jumlah senjata tersebut sangat tidak wajar dan mencurigakan.
"Ini bukan temuan biasa. 995 senjata di lingkungan sekolah itu jelas melampaui batas kewajaran. Saya minta polisi mengusut hingga ke akar-akarnya," tegas Sahroni dalam pernyataan resminya, Selasa (4/8/2026).
Fakta Kunci Temuan Senjata
- 995 pucuk senjata ditemukan di sekolah swasta Kebayoran Lama
- Lokasi: Jakarta Selatan, area padat penduduk
- Sahroni: Temuan tidak wajar dan harus diusut tuntas
- Komisi III DPR siap awasi proses penyidikan
Polisi dilaporkan masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Belum ada konfirmasi resmi mengenai jenis dan asal-usul senjata tersebut.
Kronologi dan Perkembangan
Menit lalu, beredar informasi bahwa temuan senjata ini terungkap saat aparat melakukan inspeksi mendadak di lokasi. Saksi mata di sekitar sekolah mengaku kaget dengan penggerebekan tersebut.
"Kami melihat banyak petugas bersenjata lengkap masuk ke area sekolah sejak pagi. Suasananya tegang," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum merilis rincian jenis senjata yang ditemukan. Namun, sumber internal menyebutkan sebagian besar diduga senjata api rakitan dan airsoft gun.
Desakan Pengusutan Tuntas
Sahroni menegaskan bahwa temuan senjata di lingkungan pendidikan merupakan alarm darurat. Ia meminta polisi tidak berhenti pada penemuan barang bukti, tetapi juga mengungkap jaringan di baliknya.
"Jangan sampai ini hanya jadi temuan barang. Harus ada tersangka dan aktor intelektualnya. Sekolah seharusnya menjadi zona aman, bukan gudang senjata," tegasnya.
Komisi III DPR berjanji akan memanggil Kapolres Jakarta Selatan dan pihak terkait dalam waktu dekat. Rapat dengar pendapat direncanakan pekan ini untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.
Data dan Fakta Cepat
- Lokasi: Sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jaksel
- Jumlah: 995 pucuk senjata berbagai jenis
- Status: Masih dalam penyidikan kepolisian
- Dampak: Warga sekitar dilaporkan cemas
- Respons: DPR desak pengusutan hingga akar
Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Proses evakuasi barang bukti dilaporkan telah selesai dilakukan untuk pemeriksaan laboratorium forensik.
Perkembangan kasus ini akan terus diupdate. Pantau terus kanal ini untuk informasi terbaru.
Comments (0)