BREAKING: 9 Agustus 2026, Dunia Rayakan Hak Masyarakat Adat

BARU SAJA - Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia 2026 resmi diperingati pada 9 Agustus mendatang. Tema tahun ini, Honouring Indigenous Midwives, menyorot peran vital bidan adat yang selama ini t...

Aug 07, 2026 - 18:58
0 0
BREAKING: 9 Agustus 2026, Dunia Rayakan Hak Masyarakat Adat

BARU SAJA - Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia 2026 resmi diperingati pada 9 Agustus mendatang. Tema tahun ini, Honouring Indigenous Midwives, menyorot peran vital bidan adat yang selama ini terpinggirkan.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum krusial bagi 476 juta masyarakat adat di 90 negara yang masih berjuang melawan diskriminasi dan krisis iklim.

Fakta Kunci Peringatan 2026

  • Tanggal: 9 Agustus 2026, ditetapkan PBB sejak 1994
  • Tema: Honouring Indigenous Midwives - menghormati bidan tradisional
  • Fokus: Kesehatan ibu dan anak di komunitas adat yang sering tanpa akses layanan medis modern
  • Latar: Bidan adat menjadi penjaga pengetahuan pengobatan herbal dan ritual kelahiran

Data PBB menunjukkan hampir 50% kematian ibu hamil di daerah terpencil bisa dicegah dengan dukungan bidan adat. Namun, profesi ini kerap tidak diakui secara hukum dan minim pendanaan.

Sejarah Singkat: Dari Genosida ke Pengakuan

Peringatan ini berakar dari tragedi. Pada 1982, Kelompok Kerja PBB tentang Penduduk Asli dibentuk setelah tekanan global atas pelanggaran hak adat. Dua belas tahun kemudian, Majelis Umum PBB menetapkan 9 Agustus sebagai hari penghormatan, mengingat pertemuan pertama kelompok kerja tersebut pada 1982.

Namun, perjuangan belum usai. Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) baru diadopsi 2007, setelah 25 tahun negosiasi. Lebih dari 140 negara mendukung, tapi implementasi masih jauh panggang dari api.

Mengapa Tema Bidan Adat Begitu Penting?

Di hutan Amazon, pegunungan Andes, hingga pedalaman Papua, bidan adat adalah satu-satunya harapan bagi ibu melahirkan. Mereka menguasai teknik persalinan tradisional yang terbukti menurunkan risiko komplikasi.

Sayangnya, sistem kesehatan modern sering mengabaikan mereka. Banyak bidan adat bekerja tanpa bayaran, tanpa alat steril, dan tanpa perlindungan hukum. Akibatnya, angka kematian bayi di komunitas adat dua kali lipat rata-rata nasional di banyak negara.

Tema ini mendesak pemerintah untuk mengintegrasikan pengetahuan bidan adat ke dalam sistem kesehatan publik. Bukan menggantikan, melainkan bermitra.

Perkembangan Terkini dan Aksi Global

Menjelang 9 Agustus, berbagai organisasi masyarakat sipil telah menyiapkan aksi. Di Indonesia, sejumlah komunitas adat akan menggelar ritual syukur dan diskusi publik tentang perlindungan hak kesehatan adat.

PBB juga mendorong negara-negara anggota untuk meratifikasi Konvensi ILO 169 tentang hak masyarakat adat. Hingga kini, baru 23 negara yang meratifikasi. Indonesia belum termasuk.

Para aktivis mendesak agar peringatan tahun ini tidak berhenti pada seremonial. Dana konkret, pelatihan, dan pengakuan legal adalah tuntutan utama. Tanpa itu, tema Honouring Indigenous Midwives hanya jadi slogan kosong.

Pantau terus perkembangan di portal ini. Kami akan menyajikan update langsung dari lapangan saat peringatan berlangsung. Jangan lewatkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User