BGN Pecat 261 Pegawai, Pembersihan Internal Mendadak

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) BARU SAJA mengumumkan pemecatan massal terhadap 261 pegawai. Langkah drastis ini dikonfirmasi langsung dalam jumpa pers yang digelar Senin (27/07/2026) di kantor ...

Jul 28, 2026 - 08:19
0 0
BGN Pecat 261 Pegawai, Pembersihan Internal Mendadak

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) BARU SAJA mengumumkan pemecatan massal terhadap 261 pegawai. Langkah drastis ini dikonfirmasi langsung dalam jumpa pers yang digelar Senin (27/07/2026) di kantor pusat BGN, Jakarta.

Kepala BGN Sudaryono tampil tegas didampingi dua wakilnya, Agustina Arumsari dan Trenggono. Ketiganya menyampaikan keputusan ini tanpa ampun. "Tidak ada toleransi," tegas Sudaryono dalam pernyataan resminya.

Pembersihan Internal Tanpa Kompromi

Pemecatan 261 pegawai ini bukan keputusan dadakan. Investigasi internal telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Tim khusus dibentuk untuk menyisir seluruh unit kerja di bawah naungan BGN.

Dari total 261 pegawai yang diberhentikan, mayoritas berasal dari divisi operasional lapangan dan pengadaan. Mereka terbukti melanggar kode etik, terlibat penyimpangan prosedur, hingga praktik koruptif dalam penyaluran program gizi nasional.

Saksi mata di lingkungan BGN menyebutkan, suasana di kantor pusat pagi tadi sangat mencekam. Surat pemutusan kerja dikirimkan serentak melalui sistem digital dan fisik. Tidak ada peringatan lanjutan. Semua langsung berlaku hari itu juga.

Rincian Pelanggaran

BGN merinci temuan pelanggaran yang dilakukan para pegawai bermasalah:

  • Pemalsuan data penerima manfaat — sekitar 40% kasus
  • Mark-up anggaran pengadaan bahan pangan — 25% kasus
  • Pungutan liar terhadap mitra penyedia — 18% kasus
  • Penyalahgunaan wewenang dan gratifikasi — 12% kasus
  • Ketidakhadiran sistematis tanpa keterangan — 5% kasus

Langkah Hukum Berikutnya

Tidak berhenti pada pemecatan administratif. BGN telah menyerahkan 87 nama ke aparat penegak hukum. Mereka terindikasi kuat melakukan tindak pidana korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai belasan miliar rupiah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Polri. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku," ujar Sudaryono menjawab pertanyaan awak media.

Langkah pembersihan ini diprediksi akan mengganggu operasional BGN dalam jangka pendek. Namun manajemen menegaskan, perekrutan pengganti sudah disiapkan. Sebanyak 150 posisi kritis akan diisi oleh tenaga profesional dalam dua pekan ke depan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi unggulan pemerintah dipastikan tidak akan terganggu. Wakil Kepala BGN Trenggono menambahkan, sistem pengawasan akan diperketat dengan melibatkan pengawas independen di setiap titik distribusi.

Pembersihan massal ini menjadi sinyal kuat era baru di tubuh BGN. Tidak ada tempat bagi pegawai bermasalah di lembaga yang bertanggung jawab atas masa depan gizi anak Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User