BGN Pecat 261 Pegawai dalam Reformasi Internal Terbesar

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memecat 261 pegawai dalam satu hari. Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN Sudaryono dan Wakil Kepala Agustina Arumsari dari kantor pusat di...

Jul 28, 2026 - 08:19
0 0
BGN Pecat 261 Pegawai dalam Reformasi Internal Terbesar

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memecat 261 pegawai dalam satu hari. Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN Sudaryono dan Wakil Kepala Agustina Arumsari dari kantor pusat di Jakarta, Senin (27/07/2026). Tidak ada ampun bagi pelanggar, tegas keduanya.

Audit Temukan Ratusan Pelanggar

Pemecatan massal ini adalah hasil audit internal yang berlangsung sejak Januari 2026. Inspektorat BGN menemukan sedikitnya 261 pegawai terbukti melakukan pelanggaran berat. Mulai dari pemalsuan dokumen, mark-up laporan keuangan, hingga penggunaan dana program untuk kepentingan pribadi.

Sudaryono menjelaskan, “Kami sudah memberi kesempatan pembelaan. Tetapi fakta-fakta tidak bisa ditutupi.” Ia menegaskan seluruh proses berlangsung transparan dan berbasis bukti digital yang tidak bisa dimanipulasi.

Bocor di Program Makan Bergizi Gratis

Dari 261 pegawai yang dipecat, hampir separuhnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka diduga memalsukan data penerima dan menu makanan sehingga anggaran membengkak tanpa hasil nyata. Modus ini terkuak setelah tim audit menyelidiki laporan anomali dari kabupaten/kota.

Agustina Arumsari yang mendampingi Sudaryono menyampaikan kekecewaannya. “Ini adalah program paling suci karena menyangkut anak-anak. Kami tidak rela dikhianati segelintir oknum,” ucapnya lirih.

Eksekusi Tanpa Tunda

Seluruh surat pemecatan diteken pada pagi hari sebelum konferensi pers. Para pegawai yang dipecat langsung diminta meninggalkan gedung dan mengembalikan aset negara paling lambat 24 jam. Tidak ada pesangon khusus karena terbukti melanggar berat, kecuali hak normatif yang dijamin undang-undang.

Sejumlah pegawai terlihat meninggalkan kantor dengan wajah tegang. Sementara itu, pegawai lain yang masih aktif menyatakan dukungan. “Ini yang kami tunggu. BGN harus bersih,” bisik salah satu staf yang enggan disebut namanya.

Jaminan Layanan Tidak Terganggu

Meski kehilangan 261 orang, BGN memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sudaryono mengumumkan pembentukan tim transisi yang dikoordinir Wakil Kepala. “Kami tidak akan membiarkan satu dapur pun berhenti beroperasi,” janjinya.

BGN segera membuka lowongan bagi talenta baru melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara integritas. Seleksi kali ini akan melibatkan KPK dan BPKP untuk memastikan calon pegawai bebas dari rekam jejak buruk.

Reformasi Berkelanjutan

Konferensi pers ditutup dengan penegasan bahwa pemecatan ini adalah babak baru. “Ini bukan sekadar ganti orang. Kami sedang membangun ulang budaya kerja,” tegas Sudaryono.

Pengamat kebijakan publik menyebut langkah ini sebagai terobosan berani. “Jarang ada lembaga baru yang berani melakukan amputasi secepat ini. Ini sinyal positif,” katanya.

Masyarakat berharap program gizi nasional semakin transparan dan tepat sasaran pasca pembersihan ini. BGN berjanji akan merilis laporan publik setiap triwulan sebagai bentuk akuntabilitas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User