Bentrokan Menteng, Sekolah Terdekat Terapkan PJJ Darurat

Bentrokan antarwarga pecah pagi ini di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di sekitar Jalan Kalimantan. Insiden yang diduga dipicu sengketa lahan itu memaksa sebuah sekolah menengah pertama terde...

Jul 28, 2026 - 08:20
0 0
Bentrokan Menteng, Sekolah Terdekat Terapkan PJJ Darurat

Bentrokan antarwarga pecah pagi ini di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di sekitar Jalan Kalimantan. Insiden yang diduga dipicu sengketa lahan itu memaksa sebuah sekolah menengah pertama terdekat mengambil langkah darurat: menghentikan kelas tatap muka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Keputusan diambil sekitar pukul 08.10 WIB, hanya berselang 25 menit dari pecahnya kericuhan.

Kronologi dan Eskalasi Cepat

Berdasarkan informasi sementara, bentrokan meletus sekitar pukul 07.45 WIB. Puluhan warga dari dua kelompok saling serang dengan batu, bambu, dan senjata tajam. Personel gabungan Polsek Menteng dan Satuan Brimob langsung diterjunkan. Suara letusan gas air mata terdengar keras hingga radius 500 meter. Polisi kemudian menutup total akses Jalan Kalimantan dan Jalan Sumatera untuk mencegah meluasnya konflik.

SMP Negeri 48 Jakarta yang berlokasi kurang dari 200 meter dari pusat bentrokan menjadi pihak paling cepat merespons. Kepala Sekolah, Budi Santoso, mengaku begitu mendengar suara keributan dan melihat asap membubung, ia segera menginstruksikan guru dan staf untuk tidak mengizinkan siswa masuk ke area sekolah. “Kami prioritaskan keselamatan siswa. Saya langsung kirim siaran ke paguyuban orang tua via WhatsApp pukul 08.10 WIB,” ujarnya saat dihubungi.

Fakta Kunci Dampak Bentrokan ke Sekolah

  • Lokasi sekolah: Jalan Sumatera Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat.
  • Jarak dari pusat bentrokan: kurang lebih 150 meter.
  • Jumlah siswa terimbas: 720 orang, terdiri dari kelas 7, 8, dan 9.
  • Moda pembelajaran hari ini: sepenuhnya daring via platform sekolah.
  • Durasi PJJ: hingga situasi dinyatakan kondusif, evaluasi pukul 15.00 WIB.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta turut memberikan arahan agar semua sekolah di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan. Namun hingga berita ini diturunkan, baru SMPN 48 yang resmi memberlakukan PJJ penuh. Sekolah lainnya tetap beroperasi dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian yang berjaga di gerbang masing-masing.

Kesaksian dan Situasi Terkini

Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Saya melihat langsung anak-anak kelas 7 yang sudah tiba pukul 06.30 langsung kami kumpulkan di aula dan kami minta orang tuanya menjemput kembali.” Proses evakuasi berjalan tertib tanpa insiden.

Hingga pukul 10.00 WIB, polisi masih menyisir lokasi. Belum ada laporan korban jiwa, namun tiga warga dilaporkan cedera ringan akibat lemparan batu. Kapolsek Menteng menyatakan pihaknya sedang memediasi kedua kelompok dan mengimbau masyarakat menghindari area tersebut.

Sekolah menegaskan akan terus memantau perkembangan. Apabila sore nanti bentrokan mereda, kegiatan belajar normal dijadwalkan kembali esok hari. “Kami sudah siapkan skenario terburuk, tapi optimistis bisa normal besok,” pungkas Budi Santoso.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User