Bentrokan Maut Pecah di Menteng, Satu Tewas
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Bentrokan berdarah meletus di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu dini hari. Satu korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian.Kronologi KejadianPertikaia...
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Bentrokan berdarah meletus di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu dini hari. Satu korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Pertikaian antar dua kelompok ini meletus secara tiba-tiba saat salah satu pihak tengah membeli makanan di warung pinggir jalan. Saksi mata menyebut suasana langsung memanas dalam hitungan detik.
- Sabit dan celurit langsung dikeluarkan
- Warga sekitar panik dan berlarian menyelamatkan diri
- Korban tergeletak bersimbah darah di tengah jalan
Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat langsung menurunkan tim ke lokasi setelah menerima laporan warga. Garis polisi segera dipasang mengamankan area pertikaian.
Evakuasi dan Identifikasi
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses otopsi. Petugas masih melakukan identifikasi terhadap korban dan para pelaku yang melarikan diri.
Kapolsek Menteng membenarkan insiden ini dan menyebut pihaknya tengah memburu sejumlah terduga pelaku. "Kami sudah mengantongi identitas beberapa orang," ujar sumber internal kepolisian.
Respons Warga dan Situasi Terkini
Warga Jalan Tambak masih diliputi ketakutan. Seorang saksi mata menuturkan detik-detik pertikaian yang berlangsung kurang dari lima menit itu.
- "Saya dengar teriakan, lalu langsung melihat orang jatuh"
- Lokasi kejadian merupakan jalan sempit yang padat penduduk
- Aparat berjaga ketat antisipasi bentrokan susulan
Hingga berita ini dilaporkan, situasi di sekitar Jalan Tambak sudah mulai kondusif. Namun, sejumlah warga memilih tetap di dalam rumah untuk menghindari hal tak diinginkan.
Polda Metro Jaya mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak mudah terprovokasi dan segera melapor jika ada potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Perkembangan lebih lanjut akan terus kami laporkan segera setelah ada informasi resmi dari pihak berwenang.
Comments (0)