Bendungan Karian Surut, Kampung Tenggelam Muncul Kembali

Misteri kampung yang menghilang di dasar Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, mulai terkuak. Sejak akhir pekan lalu, permukaan air yang menyusut drastis memperlihatkan bukti fisik keberadaan permukiman....

Jul 28, 2026 - 07:03
0 0
Bendungan Karian Surut, Kampung Tenggelam Muncul Kembali

Misteri kampung yang menghilang di dasar Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, mulai terkuak. Sejak akhir pekan lalu, permukaan air yang menyusut drastis memperlihatkan bukti fisik keberadaan permukiman.

Kondisi ini adalah pertama kalinya kampung tersebut terlihat sejak area itu secara permanen digenangi pada tahun 2023. Bendungan Karian yang merupakan infrastruktur vital penyedia air baku bagi Jakarta dan sekitarnya, normalnya menyembunyikan puluhan hektare lahan yang kini mulai menyembul kembali.

Fakta Cepat

  • Lokasi: Bendungan Karian, Lebak, Banten
  • Status: Pertama kali muncul sejak 2023
  • Penyebab: Kemarau ekstrem, air surut hingga 12 meter
  • Dampak: Warga diimbau tidak mendekati reruntuhan

Beberapa struktur yang mulai terlihat antara lain pondasi rumah, bekas jalan kampung, dan sisa-sisa pohon yang menghitam. Aparat setempat telah memasang garis pembatas untuk mencegah warga yang penasaran mendekati area tersebut.

Merujuk data hidrologi, penurunan permukaan air bendungan saat ini mencapai level terendah dalam tiga tahun terakhir. Situasi ini diperkirakan masih akan berlangsung jika curah hujan tetap minim. Fenomena ini juga memicu minat peneliti sejarah lokal yang ingin mendokumentasikan sisa-sisa permukiman sebelum kembali terendam.

Seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terharu melihat kembali kampung halamannya yang dulu direlakan untuk proyek nasional. “Meski hanya puing, ini seperti bernostalgia dengan masa lalu,” tuturnya.

Sementara itu, warga yang dulu menghuni kampung tersebut mengaku masih menyimpan kenangan pahit saat harus meninggalkan rumah leluhur mereka. Beberapa dari mereka bahkan datang ke lokasi untuk sekadar melihat dari kejauhan, meski dilarang mendekat.

Pihak pengelola bendungan menegaskan bahwa fenomena ini tidak mengganggu fungsi utama bendungan. Namun, mereka meningkatkan patroli untuk memastikan keamanan area sekitar. Di sisi lain, penurunan debit air mulai berdampak pada pasokan air baku ke Jakarta. Perum Jasa Tirta II menyatakan masih mampu mengelola distribusi, namun situasi terus dipantau ketat.

Menurut keterangan resmi, volume tampungan efektif bendungan saat ini hanya tersisa 35 persen dari kapasitas maksimal. Angka ini jauh di bawah ambang normal yang biasanya dijaga di atas 60 persen. Bendungan Karian diresmikan pada tahun 2020 dan mulai menggenangi lahan secara bertahap. Proses relokasi warga sempat menimbulkan polemik, meski pada akhirnya berjalan lancar.

Kini, kemunculan kembali jejak kampung itu menjadi pengingat akan pengorbanan masyarakat terdampak. Sementara itu, BMKG memprediksi kemarau masih akan berlangsung hingga akhir Oktober, yang berpotensi memperpanjang fenomena langka ini. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Otoritas setempat berjanji akan mengevaluasi dampak jangka panjang dari fenomena ini terhadap ekosistem bendungan. Tim teknis telah diterjunkan untuk mengukur tingkat sedimentasi dan kestabilan struktur fondasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User