Sep 17, 2026
Nasional

ASN Jawa Barat Sukses Renovasi 18 Rumah Warga Lewat Poe Ibu

Sensasi kebahagiaan menyelimuti warga Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Senyum merekah di wajah para penerima manfaat saat hunian mereka

ASN Jawa Barat Sukses Renovasi 18 Rumah Warga Lewat Poe Ibu

Sensasi kebahagiaan menyelimuti warga Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Senyum merekah di wajah para penerima manfaat saat hunian mereka yang semula rapuh kini berdiri kokoh dan layak huni. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari efektivitas program sosial gotong royong yang digagas secara swadaya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Melalui gerakan sukarela bernama Rereongan Sapoe Sarebu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Program Poe Ibu, para abdi negara menyisihkan sebagian kecil rezeki mereka sebesar seribu rupiah setiap hari. Hasil komitmen bersama ini berhasil membiayai renovasi total sebanyak 18 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Garut Selatan tersebut, mengubah bangunan lapuk yang rawan ambruk menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat.

Wujud Nyata Solidaritas Abdi Negara

Program Poe Ibu bukan sekadar aksi bagi-bagi bantuan finansial, melainkan representasi dari semangat gotong royong modern yang diintegrasikan ke dalam budaya kerja ASN. Dengan mengumpulkan uang pecahan Rp1.000 setiap hari dari ribuan pegawai negeri, dana yang terkumpul terakumulasi menjadi angka yang signifikan untuk menjawab persoalan mendasar masyarakat miskin di pelosok daerah.

"Gerakan ini membuktikan bahwa kontribusi kecil jika dilakukan secara konsisten dan berjemaah akan menghasilkan dampak yang luar biasa besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkapan penuh haru dari perwakilan ASN Pemprov Jabar saat penyerahan kunci rumah di Garut.

Transformasi Kehidupan di Desa Girimukti

Desa Girimukti di Kecamatan Cikelet dipilih sebagai lokasi prioritas karena masih banyaknya keluarga kurang mampu yang menghuni rumah berlantai tanah serta berdinding bilik bambu lapuk. Melalui sentuhan program Poe Ibu, rumah-rumah tersebut kini dirombak total menggunakan konstruksi yang aman, ventilasi udara yang memadai, serta fasilitas sanitasi yang layak.

Indikator Rumah Kondisi Sebelum Program Kondisi Setelah Renovasi
Struktur Bangunan Bilik bambu lapuk, atap bocor, rawan ambruk Dinding tembok permanen, atap rapat & kokoh
Sanitasi & MCK Tidak memiliki sanitasi layak / menumpang Memiliki toilet pribadi yang higienis
Kualitas Kesehatan Rentan lembap dan penyakit lingkungan Pencahayaan memadai dan sirkulasi sehat

Kehadiran program ini membawa dampak emosional yang mendalam bagi masyarakat penerima manfaat. Rasa cemas saat hujan deras dan angin kencang datang kini berganti dengan ketenangan jiwa. "Kami tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah dinding tembok sekeren ini. Terima kasih kepada bapak dan ibu ASN yang sudah peduli pada kami masyarakat kecil di pelosok," ujar salah seorang penerima bantuan dengan mata berkaca-kaca.

Mendorong Keberlanjutan Program Rutilahu

Keberhasilan perbaikan 18 unit Rutilahu di Kecamatan Cikelet ini diharapkan menjadi stimulus bagi pemerintah daerah lain untuk mereplikasi skema serupa. Kombinasi antara alokasi APBD formal dan gerakan swadaya kepedulian sosial seperti Poe Ibu terbukti menjadi akselerator ampuh dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem serta mengurangi backlog perumahan di Jawa Barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus mengawal transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana Poe Ibu agar kepercayaan para abdi negara dan masyarakat tetap terjaga. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, gerakan seribu rupiah sehari ini diproyeksikan akan terus menjangkau lebih banyak desa tertinggal lainnya di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User