AS Ultimatum Iran, Wali Kota Bandung Pulih, Jampidsus Mundur
WASHINGTON/TEHERAN/BANDUNG – Pemerintah AS BARU SAJA melontarkan desakan keras ke Iran agar menghentikan serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Di saat bersamaan, kondisi Wali Kota Bandu...
WASHINGTON/TEHERAN/BANDUNG – Pemerintah AS BARU SAJA melontarkan desakan keras ke Iran agar menghentikan serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Di saat bersamaan, kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berangsur membaik setelah kolaps akibat kelelahan. Sementara itu, Kemenkes menyoroti temuan mengejutkan dari 59,5 juta peserta Cek Kesehatan Gratis, dan Komisi III DPR RI langsung bergerak cepat menyusul mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah.
AS Desak Iran Hentikan Serangan, Teheran Siapkan 4 Taktik Baru
WASHINGTON — Presiden Donald Trump secara resmi menyatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir. Amerika Serikat mendesak Iran untuk menjamin keamanan Selat Hormuz, jalur minyak paling vital di dunia. “Mereka harus stop aksi di perairan itu sekarang juga,” tegas pejabat Gedung Putih dalam konferensi pers darurat.
- Serangan terhadap kapal komersial dilaporkan meningkat tajam dalam pekan ini.
- Iran dituduh menggunakan kapal cepat bersenjata dan drone kamikaze untuk meneror pelayaran.
- Trump akhiri gencatan senjata yang dimediasi Oman hanya berselang tiga bulan.
Menanggapi tekanan, Iran justru merombak doktrin militernya. Teheran menyiapkan 4 taktik baru yang dirancang untuk memanfaatkan posisi geografis Selat Hormuz guna melumpuhkan ekonomi Barat. Taktik itu meliputi penebaran ranjau laut modern, serangan siber terkoordinasi ke fasilitas energi negara-negara sekutu AS, dan pengerahan armada bawah laut tak berawak secara masif. Para analis keamanan menyebut langkah ini bisa memicu eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan Timur Tengah.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Berangsur Membaik
BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung mengonfirmasi kondisi Wali Kota Muhammad Farhan kian stabil setelah dilarikan ke rumah sakit pada Jumat sore. Ia kolaps akibat kelelahan usai menjalani rangkaian acara padat sejak pagi. Saksi mata di lokasi acara mengatakan Farhan mendadak pingsan dan langsung dievakuasi oleh tim medis.
- Tekanan darah dan gula darah Farhan kini normal setelah penanganan intensif.
- Pemkot memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.
- Jadwal wali kota untuk sementara dikurangi agar fokus pemulihan penuh.
Cek Kesehatan Gratis Sentuh 59,5 Juta Peserta, 50% Dewasa Kurang Gerak
JAKARTA — Kementerian Kesehatan melayani hampir 60 juta peserta Cek Kesehatan Gratis (CKG) per Juli 2026. Di balik angka fantastis itu, temuan mengejutkan terungkap: hampir 50% orang dewasa dan lansia di Indonesia kurang aktivitas fisik. Data ini menjadi alarm merah bagi sistem kesehatan nasional karena minimnya gerak memicu lonjakan penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung koroner.
- 59,5 juta orang telah mendaftar dan menjalani pemeriksaan gratis di puskesmas dan posyandu.
- Kurang aktivitas fisik tertinggi terjadi pada kelompok usia produktif 30–55 tahun.
- Kemenkes langsung menggencarkan kampanye Olahraga di Hari Kerja untuk membalikkan tren ini.
Jampidsus Mundur, DPR Segera Bentuk Tim Pengawas Korupsi Kakap
JAKARTA — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa pihaknya akan segera membentuk Tim Pengawas khusus untuk mengawal penanganan perkara korupsi kakap. Langkah ini diambil setelah Jampidsus Febrie Adriansyah menyatakan mundur dari jabatannya secara mendadak. Belum ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai alasan pengunduran diri tersebut.
- DPR menduga adanya intervensi dan tekanan dalam penegakan hukum di tubuh Kejaksaan.
- Tim Pengawas akan memantau langsung penanganan Kasus Duta Palma, Tata Niaga Timah, dan korupsi BTS.
- Habiburokhman memastikan pembentukan tim dilakukan dalam pekan ini demi menjaga kepercayaan publik.
Comments (0)