Perpustakaan Nyi Ageng Serang Resmi Dibuka, Simak Panduan Berkunjung

JAKARTA SELATAN, DETIK INI JUGA — Kabar baik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang berlokasi di kawasan strategis Jakarta Selatan resmi kembali membuka pintunya untuk...

Jul 12, 2026 - 10:20
0 0
Perpustakaan Nyi Ageng Serang Resmi Dibuka, Simak Panduan Berkunjung

JAKARTA SELATAN, DETIK INI JUGA — Kabar baik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang berlokasi di kawasan strategis Jakarta Selatan resmi kembali membuka pintunya untuk umum setelah menjalani sejumlah pembaruan. Perpustakaan ini hadir dengan konsep lebih modern dan fasilitas yang semakin lengkap demi menunjang kebutuhan literasi masyarakat urban.

Transformasi Wajah Baru

Renovasi besar-besaran belum lama ini rampung dikerjakan. Pengunjung akan disambut area lobi yang lebih lapang dengan pencahayaan alami. Ruang baca kini dilengkapi furnitur ergonomis serta sudut-sudut nyaman untuk membaca santai. Tersedia pula ruang baca privat yang bisa dipesan bagi kelompok diskusi.

Tak hanya buku cetak, koleksi digital perpustakaan bertambah signifikan. Ratusan e-book dan jurnal daring bisa diakses lewat tablet yang disediakan atau perangkat pribadi melalui Wi-Fi berkecepatan tinggi. Area anak dirancang warna-warni dengan koleksi dongeng Nusantara dan mainan edukatif. Sebuah kafe kecil di sudut gedung menyajikan kopi dan camilan untuk menemani sesi membaca.

Cara dan Ketentuan Berkunjung

Bagi yang ingin datang, pengelola menerapkan sistem registrasi daring. Calon pengunjung wajib memesan slot kunjungan melalui laman resmi perpusnyiagengserang.jakarta.go.id maksimal H-1. Tidak ada tiket masuk—gratis untuk semua.

  • Jam operasional: Selasa—Minggu, pukul 09.00—17.00 WIB. Senin dan tanggal merah tutup.
  • Kuota harian dibatasi 500 orang demi kenyamanan.
  • Tunjukkan bukti pemesanan dan kartu identitas (KTP/SIM/pelajar) di meja informasi.
  • Protokol kesehatan: masker dianjurkan, terutama di ruang baca bersama.

Makanan dan minuman hanya diperbolehkan di area kafe. Pengunjung dimohon menjaga ketenangan dan tidak membawa tas besar ke dalam ruang koleksi. Loker tersedia di dekat pintu masuk.

Mengenang Sang Pahlawan

Nama perpustakaan diambil dari Nyi Ageng Serang, pahlawan nasional asal Purwodadi, Jawa Tengah. Lahir dengan nama Raden Ajeng Kustiyah, ia adalah cucu Sunan Kalijaga dan pemimpin pasukan perempuan dalam Perang Diponegoro (1825—1830). Keberanian dan kecerdasannya mengatur strategi gerilya menjadikannya simbol perlawanan terhadap kolonialisme Belanda.

“Semangat Nyi Ageng Serang adalah semangat belajar dan berjuang. Perpustakaan ini kami dedikasikan agar generasi hari ini mengenal dan meneladani nilainya,” ujar Kepala Perpustakaan dalam sambutan peresmian. Sudut museum mini di dalam gedung menampilkan diorama singkat perjuangannya.

Destinasi Literasi Baru

Dengan letaknya yang dekat dengan jalur transportasi umum, Perpustakaan Nyi Ageng Serang digadang menjadi pusat kegiatan literasi dan komunitas di Jakarta. Selain layanan baca, rutin diselenggarakan kelas menulis, diskusi buku, dan pelatihan keterampilan digital tanpa biaya tambahan.

“Ini bukan sekadar tempat meminjam buku, tapi ruang ketiga yang inklusif. Kami ingin setiap pengunjung pulang dengan ide baru,” tambahnya. Informasi terkini dapat dipantau lewat Instagram resmi @perpusnyiagengserang. Segera rencanakan kunjungan Anda—nikmati harmoni antara membaca, sejarah, dan inovasi dalam satu atap.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User