Sep 17, 2026
Hukum

ARGENTINA — Santiago Cúneo Serang Anggota DPR Myriam Bregman Secara Seksialis

Perseteruan sengit kembali mengguncang panggung politik Argentina. Santiago Cúneo, seorang propagandis dan figur politik yang baru saja bergabung dengan Pa

ARGENTINA — Santiago Cúneo Serang Anggota DPR Myriam Bregman Secara Seksialis

Perseteruan sengit kembali mengguncang panggung politik Argentina. Santiago Cúneo, seorang propagandis dan figur politik yang baru saja bergabung dengan Partai Keadilan (PJ) Provinsi Buenos Aires, memicu gelombang kecaman publik setelah melontarkan komentar bernada seksialis dan misoginis terhadap anggota DPR dari Front Kiri (Frente de Izquierda-Unidad), Myriam Bregman. Serangan verbal ini dilancarkan Cúneo guna membela Gubernur Buenos Aires, Axel Kicillof, yang sebelumnya dikritik oleh Bregman karena dinilai terlalu kompromistis dan moderat dalam memimpin.

Ketegangan ini bermula dari sebuah sesi wawancara Bregman di saluran streaming berita Cenital. Saat ditanya mengenai kemungkinan duet politiknya dengan Axel Kicillof dalam bursa pemilihan presiden mendatang, Bregman secara tegas menepis gagasan tersebut. Ia menilai Kicillof terus menunjukkan gestur politik yang bergeser jauh ke arah tengahan. "Saya justru lebih melihat Kicillof cocok berpasangan dengan Santiago Cúneo," ujar Bregman, sembari menambahkan bahwa arah kebijakan sang gubernur saat ini mencerminkan "moderasi yang sangat ekstrem" dan semakin menjauh dari cita-cita progresif rakyat.

Serangan Verbal dan Bahasa Seksialis di Media Streaming

Pernyataan bernada sindiran dari Bregman tersebut direspons secara agresif oleh Cúneo melalui acara siaran langsung pribadinya bertajuk “Uno más uno, tres”. Tanpa menyentuh substansi kritik ideologis yang dilontarkan Bregman, Cúneo justru melancarkan serangan personal yang sangat merendahkan harkat wanita. Dengan nada mengejek, ia menyarankan agar tim penampil Bregman merombak gaya busananya agar terlihat seperti "vedetonga" (penari latar erotis) dan memintanya tampil lebih vulgar, seraya membandingkannya secara menghina dengan beberapa anggota legislatif wanita dari faksi libertarian.

"Jika dia ingin mendapatkan perhatian publik yang lebih luas, saran saya untuk penasihat busana Myriam: ubah penampilannya menjadi lebih vulgar dan tiru gaya para politisi libertarian," ujar Cúneo dalam siaran langsungnya yang memicu gelombang protes nasional tersebut.

Serangan verbal Cúneo tak pelak memancing reaksi keras dari barisan politisi Front Kiri. Nicolás del Caño, sesama anggota DPR dari faksi yang sama, bergerak cepat mengecam tindakan Cúneo. Del Caño menegaskan bahwa penggunaan bahasa yang merendahkan gender untuk membungkam kritik politik adalah bentuk intimidasi tingkat rendah yang sama sekali tidak memiliki tempat dalam sistem demokrasi modern.

Dinamika Politik Peronisme dan Sayap Kiri di Argentina

Langkah Cúneo yang membela Kicillof secara ofensif menggarisbawahi persaingan yang kian memanas antara kelompok Peronis (PJ bonaerense) dan faksi kiri radikal di Argentina. Keputusan Cúneo untuk bersekutu dengan gerbong politik Kicillof sejak satu bulan lalu—atas dorongan salah satu menteri provinsi—semakin mempertegas polarisasi tersebut. Para pengamat politik menilai retorika beracun di platform digital kini semakin sering dimanfaatkan oleh figur-figur kontroversial untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu substansial seperti krisis ekonomi dan kebijakan publik.

Tokoh Politik Afiliasi Partai / Faksi Posisi dan Isu Utama
Axel Kicillof PJ Bonaerense (Peronisme) Gubernur Buenos Aires, dikritik karena mengambil garis politik moderat.
Myriam Bregman FIT-U (Front Kiri) Anggota DPR, mengkritik keras sikap kompromi politik Kicillof.
Santiago Cúneo PJ Bonaerense / Streamer Propagandis politik yang menggunakan retorika provokatif dan seksis.

Gelombang penolakan terhadap tindakan Cúneo kini meluas hingga ke berbagai organisasi perlindungan hak-hak perempuan di Argentina. Mereka mendesak pimpinan Partai Keadilan untuk mengambil tindakan disipliner yang tegas terhadap Cúneo agar praktik perundungan berbasis gender tidak dijadikan kebiasaan dalam ruang publik. Kasus ini meruncingkan diskursus nasional mengenai etika berkomunikasi para pejabat dan propagandis politik di era siaran digital, di mana batas antara pertarungan ideologi dan perundungan pribadi kian kabur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Gubernur Axel Kicillof belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tindakan pendukung barunya tersebut. Namun, insiden ini dipastikan memperkeruh jalinan komunikasi politik antara kubu Peronisme moderat dan kelompok sayap kiri di parlemen Argentina dalam menghadapi agenda-agenda legislatif mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User