Sep 19, 2026
Hukum

ARGENTINA — Ahli Gizi Ungkap Nasi Putih Lebih Mudah Dicerna Organ Tubuh

Dalam lanskap kesehatan modern yang sering kali menyudutkan karbohidrat, sebuah pandangan segar datang dari studio penyiaran berita terkemuka, LN+. Pakar n

ARGENTINA — Ahli Gizi Ungkap Nasi Putih Lebih Mudah Dicerna Organ Tubuh

Dalam lanskap kesehatan modern yang sering kali menyudutkan karbohidrat, sebuah pandangan segar datang dari studio penyiaran berita terkemuka, LN+. Pakar nutrisi kenamaan asal Argentina, Diego Sívori, secara mengejutkan mematahkan berbagai mitos diet yang telah lama mengakar di masyarakat luas. Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi karbohidrat adalah ancaman utama bagi sistem pencernaan dan lingkar pinggang, namun Sívori menegaskan bahwa realitas medis justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Menurutnya, karbohidrat murni memiliki sifat yang sangat bersahabat dengan saluran pencernaan manusia jika dipahami secara tepat dan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Sívori menekankan bahwa ketakutan masyarakat terhadap karbohidrat sering kali didasari oleh stigma dan informasi yang kurang akurat. Ia menjelaskan bagaimana struktur pati dalam bahan pangan dasar dapat diurai dengan sangat efisien oleh enzim pencernaan manusia tanpa memicu beban kerja mekanis yang berlebihan pada organ lambung maupun usus halus.

Mitos Karbohidrat dan Keunggulan Nasi Putih

Dalam sesi dialog interaktif yang menarik perhatian publik tersebut, Sívori mengungkapkan fakta yang kerap mengejutkan banyak pencinta pola hidup sehat. Saat banyak tren diet mendorong masyarakat untuk beralih secara ekstrem ke bahan makanan tinggi serat, ia justru menyoroti keunggulan mendasar dari nasi putih murni dalam konteks kepraktisan pencernaan.

"Banyak orang mengatakan bahwa sebagai karbohidrat, nasi sangat sulit dicerna, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Tidak ada yang lebih mudah dicerna daripada sepiring nasi," ungkap pakar nutrisi Diego Sívori dalam siaran LN+.

Lebih lanjut, sang spesialis meluruskan perdebatan klasik mengenai efisiensi beras putih dibandingkan dengan beras merah atau beras utuh (integral). Walaupun beras merah mengandung lapisan bekatul yang tinggi akan serat dan mikro-nutrisi, bagi organ pencernaan yang membutuhkan proses pengolahan energi yang cepat dan tidak memicu iritasi lambung, **nasi putih adalah pilihan yang jauh lebih unggul**.

"Untuk mendapatkan hasil pencernaan yang ringan dan lancar, lebih baik mengonsumsi nasi putih dibandingkan nasi merah. Dan prinsip yang saya sampaikan mengenai nasi ini juga berlaku penuh untuk hidangan pasta," tambah Sívori secara mendalam.
Kriteria Analisis Nasi Putih Nasi Merah / Beras Utuh
Kemudahan Dicerna Sangat Tinggi & Cepat Sedang (Membutuhkan Waktu Lama)
Kandungan Serat Kasar Rendah (Ramah Lambung Sensitif) Tinggi
Beban Kerja Organ Minimal Lebih Tinggi
Pemicu Utama Masalah Saos dan Lauk Pendamping Saos dan Lauk Pendamping

'Teman-Teman' Nasi yang Menjadi Biang Kerok Kalori

Lantas, mengapa nasi dan pasta kerap dituduh sebagai biang kerok utama dari masalah obesitas dan rasa begah pada perut? Sívori membeberkan akar permasalahannya. Masalah utamanya bukanlah terletak pada bulir nasi atau lembaran pasta itu sendiri, melainkan pada hidangan pendamping yang disajikan bersama karbohidrat tersebut. Dalam istilah nutrisi yang disampaikannya, penjahat sebenarnya adalah "teman-teman" dari olahan karbohidrat itu.

  • Keju Berlemak Tinggi: Menambahkan beban lemak jenuh berlebih yang signifikan melambatkan proses pengosongan lambung.
  • Saus Krim dan Instan: Menyimpan kandungan kalori tersembunyi, gula tambahan, serta pengawet sintetik.
  • Daging Olahan (Sosis & Embutidos): Meningkatkan kadar natrium serta lemak trans yang memperberat kerja pencernaan.

Sívori meyakinkan publik bahwa ketika seseorang menikmati hidangan nasi atau pasta, mereka sering kali tidak menyadari bahwa tumpukan keju parut, saus kental yang gurih, serta potongan sosis olahan itulah yang menyumbang porsi kalori raksasa. **Biang kerok sejati** dari gangguan lambung dan lonjakan berat badan adalah makanan pendamping yang kaya akan lemak jenuh, natrium, dan bahan olahan sintetik.

Pendekatan Bijak dalam Mengatur Pola Makan Harian

Penjelasan komprehensif dari Sívori ini memberikan pandangan baru bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan tanpa harus merasa bersalah saat mengonsumsi karbohidrat. Pemahaman bahwa nasi putih lebih mudah diserap oleh organ tubuh dapat dimanfaatkan secara strategis, terutama bagi para atlet, individu dalam masa pemulihan medis, atau siapa saja yang membutuhkan pasokan energi cepat tanpa membebankan sistem pencernaan mereka.

Berdasarkan paparan pakar nutrisi tersebut, publik diimbau untuk lebih cermat dalam meracik bumbu dan memilih lauk pendamping di piring makan. Daripada mengambinghitamkan nasi putih sebagai penyebab utama masalah kesehatan, perhatian utama harus dialihkan pada kontrol porsi saus dan topping. Mengurangi penggunaan keju olahan dan menghindari daging olahan berlemak tinggi merupakan langkah nyata untuk menjaga manfaat nutrisi karbohidrat tetap murni dan menyehatkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User