Aparat Siaga Penuh Pascabentrokan di Menteng

JAKARTA — Ratusan personel gabungan TNI-Polri langsung menggelar apel siaga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hanya beberapa menit setelah bentrokan antara massa aksi dan petugas keamanan pecah pad...

Jul 28, 2026 - 03:31
0 0
Aparat Siaga Penuh Pascabentrokan di Menteng

JAKARTA — Ratusan personel gabungan TNI-Polri langsung menggelar apel siaga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hanya beberapa menit setelah bentrokan antara massa aksi dan petugas keamanan pecah pada Rabu (25/6).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat dan diikuti oleh satuan Brimob, Sabhara, serta personel Kodim. Langkah cepat ini diambil untuk mengantisipasi eskalasi susulan dan memastikan wilayah elit tersebut kembali steril dalam waktu singkat.

Kronologi Bentrokan di Jalan Diponegoro

Menurut saksi mata, bentrokan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB ketika rombongan pendemo yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berusaha menerobos barikade menuju gedung DPRD. Petugas yang berjaga melepaskan tembakan peringatan, namun massa tetap mendorong hingga terjadi aksi saling lempar batu dan gas air mata.

Sekitar 50 petugas dikerahkan dalam formasi tameng hidup untuk memecah konsentrasi massa. Suasana sempat mencekam saat puluhan motor milik warga sekitar terinjak-injak dan satu kios terbakar akibat lemparan molotov.

Langkah Pengamanan Pasca-Insiden

Segera setelah massa berhasil dipukul mundur ke arah Cikini, seluruh personel yang terlibat konfrontasi langsung ditarik ke titik kumpul di Lapangan Monas untuk apel siaga. Di sana, para komandan memberikan evaluasi singkat dan mengecek kesiapan alat pengurai massa tambahan, termasuk mobil water cannon dan kawat berduri.

Apel ini wajib agar tidak ada celah. Kami tidak akan mundur meskipun situasi sudah mulai tenang,” tegas Kapolres di hadapan pasukan. Penjagaan diperketat di 12 titik rawan di sekitar Menteng, termasuk bundaran Hotel Indonesia dan Stasiun Gondangdia.

Korban dan Evakuasi

Data sementara mencatat 3 petugas mengalami luka ringan akibat lemparan batu, sementara 2 jurnalis harus dievakuasi setelah terkena gas air mata. Belum ada laporan korban jiwa. Tim medis dari PMI telah mendirikan pos kesehatan darurat di tiga lokasi untuk menangani warga yang mengalami sesak napas.

Polisi juga mengamankan 11 orang yang diduga sebagai provokator dan membawa mereka ke Mapolres untuk pemeriksaan intensif. Barang bukti berupa puluhan botol kaca dan surat selebaran diamankan dari lokasi.

Kondisi Terkini: Siaga Satu

Hingga berita ini diturunkan, status siaga satu masih berlaku di seluruh sektor Menteng. Arus lalu lintas di Jalan Diponegoro dan Jalan Teuku Umar masih dialihkan, sedangkan aktivitas perkantoran di sekitar Gedung Sarinah mulai lumpuh. Warga diimbau menghindari kawasan tersebut hingga pukul 22.00 WIB.

Aparat memastikan apel siaga akan berlanjut setidaknya 24 jam ke depan untuk memonitor potensi mobilisasi massa susulan. Masyarakat diminta tetap tenang dan hanya mengandalkan informasi dari saluran resmi kepolisian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User