Sep 17, 2026
Hukum

Afrika Selatan Optimis Tata Kelola Pemerintah Kota Masih Bisa Dibenahi

Awan kelabu yang lama menaungi tata kelola kawasan metropolitan di Afrika Selatan mulai diterpa angin optimisme baru. Dalam forum diskusi tahunan bertajuk

Afrika Selatan Optimis Tata Kelola Pemerintah Kota Masih Bisa Dibenahi

Awan kelabu yang lama menaungi tata kelola kawasan metropolitan di Afrika Selatan mulai diterpa angin optimisme baru. Dalam forum diskusi tahunan bertajuk The Gathering 2026, para pimpinan pengawas keuangan dan parlemen menegaskan bahwa krisis manajemen kota belum terlambat untuk diperbaiki. Kuncinya terletak pada penempatan SDM yang tepat, pengawasan kontrak proyek yang ketat, serta partisipasi aktif dari warga masyarakat secara konsisten.

Kondisi berbagai wilayah metropolitan di negara beribu kota tiga tersebut dalam beberapa tahun terakhir memang menghadapi tantangan berat. Masalah kegagalan pelayanan publik, dugaan penyelewengan anggaran, hingga kemunduran kualitas infrastruktur menjadi sorotan utama publik. Namun, nada optimistis mengemuka saat Auditor Jenderal Afrika Selatan, Tsakani Maluleke, tampil berbicara bersama Ketua Komite Akun Publik Parlemen (SCOPA), Songezo Zibi.

Manajemen Proyek dan Pengawasan Kontrak Ketat

Dalam pemaparannya, Tsakani Maluleke menekankan bahwa perbaikan fondasi tata kelola kota tidak bisa ditunda lagi. Maluleke menilai salah satu titik lemah terbesar dalam tata kelola daerah adalah lemahnya manajemen proyek dan eksekusi kontrak kerja sama publik-swasta.

"Tidak ada kata terlambat untuk membalikkan keadaan di kotamadya kita, asalkan kita menempatkan orang-orang yang tepat di posisi kepemimpinan dan berfokus penuh pada manajemen proyek serta pengawasan kontrak," tegas Tsakani Maluleke di hadapan para peserta forum.

Maluleke menambahkan bahwa laporan audit berkala menunjukkan perlunya tindakan tegas terhadap penyelewengan anggaran. Tanpa manajemen proyek yang berintegritas dan profesional, alokasi dana pembangunan sebesar apa pun tidak akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kawasan urban.

Pengawasan Parlemen dan Partisipasi Aktif Masyarakat

Senada dengan Maluleke, Ketua SCOPA Songezo Zibi menggarisbawahi pentingnya peran pengawasan parlemen yang tidak hanya tajam tetapi juga berorientasi pada solusi. Zibi berpendapat bahwa pembenahan kawasan metropolitan membutuhkan sinergi kuat dari seluruh elemen bangsa, bukan sekadar aksi saling menunjuk kesalahan.

"Pengawasan anggaran adalah benteng utama pertahanan uang negara. Namun, akuntabilitas sejati baru bisa terwujud jika warga negara terlibat secara konsisten untuk mengawal setiap kebijakan," ungkap Songezo Zibi.

Zibi mengingatkan bahwa partisipasi publik tidak boleh berhenti di tempat pemungutan suara saat pemilu. Masyarakat sipil harus ikut mengawasi jalannya pelayanan publik sehari-hari. Ketika warga aktif menuntut transparansi, ruang gerak untuk praktik korupsi dan ketidakefisienan birokrasi akan menyempit dengan sendirinya.

Pilar Utama Reformasi Tata Kelola Kota

Untuk memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai strategi pemulihan wilayah metropolitan di Afrika Selatan, berikut adalah tiga pilar utama yang disepakati dalam diskusi tersebut:

Pilar Reformasi Fokus Utama Pemangku Kepentingan
Kepemimpinan Berbasis Merit Penempatan pejabat profesional sesuai kompetensi Pemerintah Pusat & Daerah
Manajemen Kontrak Ketat Pengawasan transparan pada proyek infrastruktur publik Auditor Jenderal & Kontraktor
Keterlibatan Warga Pengawasan publik & pengawalan anggaran secara aktif Masyarakat Sipil & Media

Menatap Masa Depan Metropolitan yang Lebih Baik

Meskipun jalan menuju perbaikan tata kelola kota penuh tantangan, pesan dari The Gathering 2026 memberikan sinyal kuat bahwa perubahan positif sangat mungkin terjadi. Dengan kombinasi kepemimpinan yang kompeten, pengawasan finansial yang ketat melalui lembaga seperti SCOPA dan Auditor Jenderal, serta pengawalan dari warga, kota-kota di Afrika Selatan memiliki peluang besar untuk bangkit dari keterpurukan.

Komitmen bersama ini diharapkan dapat segera diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Keberhasilan reformasi tata kelola ini tidak hanya akan memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional Afrika Selatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam forum The Gathering 2026, Auditor Jenderal Tsakani Maluleke dan Ketua SCOPA Songezo Zibi menegaskan pembenahan wilayah metropolitan memerlukan kepemimpinan yang tepat, manajemen proyek ketat, serta partisipasi aktif warga. Baca berita lengkapnya di Beritatercepat.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User