18 Anak Kobra Keluar dari Lubang Lantai Usai Rumah Disiram Bensin

DEMAK, DETIK INI JUGA — Kepanikan melanda sebuah rumah di wilayah Demak, Jawa Tengah, setelah belasan anak ular kobra tiba-tiba menyembur dari celah lantai kayu. Peristiwa dramatis ini terjadi tak l...

Jul 13, 2026 - 10:32
0 0
18 Anak Kobra Keluar dari Lubang Lantai Usai Rumah Disiram Bensin

DEMAK, DETIK INI JUGA — Kepanikan melanda sebuah rumah di wilayah Demak, Jawa Tengah, setelah belasan anak ular kobra tiba-tiba menyembur dari celah lantai kayu. Peristiwa dramatis ini terjadi tak lama setelah penghuni mengguyur lubang tersebut dengan bensin.

Informasi dihimpun detik ini juga, sebanyak 18 ekor anakan kobra berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup. Namun, induk ular berbisa mematikan itu masih dalam pengejaran. Lokasi kejadian berada di permukiman padat penduduk, membuat warga sekitar kini dalam kewaspadaan tingkat tinggi.

Kronologi Singkat

Seorang penghuni, yang meminta namanya tidak disebutkan, mulanya curiga dengan lubang kecil di lantai papan. Bau menyengat dan suara desisan samar kerap muncul pada malam hari. Menduga ada sarang tikus, ia menuangkan sekitar satu liter bensin ke dalam lubang. Beberapa detik kemudian, puluhan ular kecil berwarna hitam pekat keluar bergerombol.

Saksi mata, Triyono (45), yang berada di lokasi menuturkan, “Saya kaget lihat lantai kayu itu tiba-tiba seperti hidup. Anak-anak ular itu menjalar cepat sekali. Kami langsung berteriak.”

Fakta Kunci

  • Jumlah anak kobra yang dievakuasi: 18 ekor
  • Panjang rata-rata: 20–25 sentimeter
  • Metode pemicu kemunculan: Guyuran bensin ke dalam lubang
  • Status induk: Belum ditemukan, pencarian dilanjutkan

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satwa (Damkar) Kabupaten Demak segera dikerahkan. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Seluruh anak ular dimasukkan ke dalam jeriken aman dan akan diserahkan ke komunitas reptil untuk observasi lebih lanjut. “Kami masih menyisir sudut rumah, plafon, dan saluran air. Induk ular kobra sangat mungkin bersembunyi di area gelap,” ujar Komandan Regu Damkar, Agus Setiawan.

Lokasi rumah kini dikosongkan sementara. Warga diimbau memasang kawat kasa pada ventilasi dan menghindari menyiram zat kimia ke lubang tanpa panduan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berjaga di sekitar lokasi. Situasi dinyatakan darurat lokal untuk mencegah insiden gigitan ular mematikan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User