15 Talenta Muda Sabet Super Tiket di Pekanbaru, Empat Pekan Karantina Menanti

PEKANBARU — Sebanyak 15 talenta muda asal Riau berhasil merebut Super Tiket dalam seleksi ketat yang digelar akhir pekan ini. Mereka kini bersiap mengikuti program karantina intensif selama empat pe...

Jul 13, 2026 - 14:14
0 0

PEKANBARU — Sebanyak 15 talenta muda asal Riau berhasil merebut Super Tiket dalam seleksi ketat yang digelar akhir pekan ini. Mereka kini bersiap mengikuti program karantina intensif selama empat pekan penuh.

Super Tiket adalah gerbang menuju pembinaan eksklusif di bawah naungan pusat pengembangan bakat nasional. Program ini menyasar pelajar dan mahasiswa berusia 14-22 tahun dengan prestasi luar biasa di bidang olahraga, seni, sains, dan inovasi digital. Ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau mengikuti serangkaian uji kompetensi, wawancara, dan simulasi masalah selama tiga hari di Pekanbaru. Hanya 15 nama yang dipanggil pada malam pengumuman.

Seleksi ketat lahirkan 15 bintang baru

Panitia menyebut tingkat kesulitan tahun ini sengaja dinaikkan untuk menjaring kandidat dengan ketahanan mental terbaik. Peserta tidak hanya diuji kemampuan teknis, tetapi juga kolaborasi tim dan pengambilan keputusan di bawah tekanan. Berikut sebaran peraih Super Tiket tahun ini:

  • 5 atlet dari cabang pencak silat, renang, dan atletik
  • 4 seniman meliputi penari tradisi, pelukis, dan pemusik
  • 3 ilmuwan muda dengan riset lingkungan dan bioteknologi
  • 3 technopreneur yang sudah merintis aplikasi edukasi dan agritech

Koordinator seleksi, Dr. Mira Andini, menegaskan bahwa karantina empat pekan bukan sekadar isolasi. “Kami menyebutnya growth camp. Peserta akan tinggal di asrama, mendapat pendampingan mentor nasional, dan menyelesaikan proyek akhir yang akan dievaluasi langsung oleh dewan pakar,” ujarnya usai acara.

Karantina dirancang sebagai percepatan kapasitas

Selama 28 hari ke depan, para talenta akan digembleng melalui tiga modul utama: pendalaman keahlian, pengembangan karakter, dan simulasi kompetisi global. Jadwal harian dimulai pukul 05.00 WIB dengan latihan fisik, dilanjutkan sesi teknis, diskusi panel, hingga refleksi malam. Pusat karantina juga dilengkapi laboratorium, studio seni, dan lintasan atletik standar internasional.

Salah satu penerima Super Tiket, atlet pencak silat Dinda Ayu (16) mengaku tidak sabar memulai program. “Ini kesempatan langka. Saya ingin membawa nama Riau ke kejuaraan dunia,” katanya. Seniman muda Alif Ramadhan menambahkan bahwa ia berharap bisa mengkolaborasikan musik tradisional Melayu dengan teknologi digital selama karantina.

Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik capaian ini. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga menyatakan akan mengalokasikan beasiswa tambahan bagi para finalis yang menunjukkan peningkatan signifikan pascakarantina. “Kami ingin Super Tiket menjadi loncatan menuju talenta kelas dunia,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, keluarga peserta tampak haru saat melepas anak-anak mereka menuju bus karantina. Prosesi keberangkatan dikawal ketat oleh panitia dengan protokol kesehatan dan keamanan. Publik kini menanti hasil akhir dari empat pekan penggodokan yang diprediksi melahirkan nama-nama baru di kancah nasional.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User