1.097 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Timnas Indonesia vs Kamboja
BOGOR — Sebanyak 1.097 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pertandingan antara Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan digelar di Stadion Pakan...
BOGOR — Sebanyak 1.097 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pertandingan antara Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Kesiapan pengamanan ini ditunjukkan dalam apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor pada Minggu (27/7) sore.
Aparat yang dikerahkan berasal dari berbagai unsur, meliputi personel Polres Bogor, Brimob, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan setempat. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik vital, mulai dari dalam stadion, area parkir, pintu masuk hingga jalur evakuasi.
Pengamanan Berlapis Tiga Ring
Kapolres Bogor dalam keterangannya menjelaskan bahwa strategi pengamanan menggunakan sistem tiga ring. Ring pertama berada di dalam stadion dan pintu masuk penonton, ring kedua di sekitar area luar stadion, dan ring ketiga di jalur lalu lintas menuju kawasan olahraga. “Kami menerapkan penjagaan ketat mulai dari pemeriksaan barang bawaan hingga sterilisasi area. Tidak ada celah bagi potensi gangguan,” tegasnya.
Selain personel berseragam, ratusan petugas berpakaian preman juga disebar untuk memantau pergerakan massa. Teknologi pengawasan seperti CCTV dan drone turut diaktifkan untuk memantau situasi secara real-time.
Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
Menjelang laga, rekayasa lalu lintas mulai diterapkan sejak pukul 15.00 WIB pada hari pertandingan. Jalan Raya Bogor-Jonggol di depan Stadion Pakansari akan mengalami penyekatan dan pengalihan arus. Kendaraan dari arah Cibinong menuju stadion diarahkan melewati jalur alternatif, sementara bus penonton dan kendaraan resmi dialokasikan pada lajur khusus.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan. Namun ini demi kelancaran bersama. Para penonton diimbau datang lebih awal agar tidak terjebak kemacetan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor.
Imbauan Larangan dan Antisipasi Kericuhan
Pihak panitia dan kepolisian dengan tegas melarang penonton membawa benda-benda berbahaya seperti flare, kembang api, petasan, minuman keras, serta senjata tajam ke dalam stadion. Setiap penonton akan melewati pemeriksaan badan dan barang secara ketat oleh petugas.
Kapolres juga mengingatkan kepada suporter agar menjaga sportivitas dan tidak melakukan tindakan provokatif. “Turnamen ini membawa nama bangsa. Mari kita tunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim kesayangan. Jangan ada rusuh, jangan ada lemparan,” imbaunya.
Latar Belakang Pertandingan Krusial
Laga Indonesia versus Kamboja merupakan pertandingan krusial di babak penyisihan Grup A. Indonesia wajib meraih kemenangan untuk mengamankan tiket menuju semifinal. Pada pertemuan terakhir di ajang yang sama, Garuda berhasil unggul dengan skor meyakinkan, namun Kamboja datang dengan skuat yang lebih matang dan beberapa pemain naturalisasi anyar.
Ribuan suporter dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati Stadion Pakansari yang berkapasitas 30.000 tempat duduk. Tiket laga ini ludes terjual dalam waktu singkat setelah dibuka secara daring. Antusiasme yang tinggi menjadi salah satu alasan pengamanan diperketat.
“Kami mengapresiasi dukungan masyarakat, namun keamanan dan ketertiban tetap prioritas utama. Jangan sampai euforia menimbulkan insiden yang merugikan,” tambah Kapolres.
Hingga laporan ini diturunkan, situasi di sekitar stadion terpantau kondusif. Beberapa kelompok suporter mulai terlihat di kawasan luar ring pengamanan, namun masih dalam pengendalian petugas. Puncak mobilisasi personel akan terjadi pada tiga jam sebelum kick-off yang dijadwalkan pukul 19.30 WIB.
Comments (0)