Sep 29, 2026
Nasional

Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Perluasan Kerja Sama Ketenagakerjaan di Banyuwangi

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kunjung

Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Perluasan Kerja Sama Ketenagakerjaan di Banyuwangi

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu langsung dengan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, guna membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan di daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung tenaga kerja migran terbesar di Indonesia itu.

Pertemuan antara Wamenaker dan Wakil Bupati Banyuwangi berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Keduanya tampak berbincang serius membahas arah kebijakan ketenagakerjaan nasional yang harus diselaraskan dengan kebutuhan nyata di tingkat kabupaten. Momen ini menjadi penanda penting bahwa pemerintah pusat terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di daerah.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Dalam pertemuan itu, Afriansyah Noor menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan hanya dari Jakarta. Menurutnya, pemerintah daerah memegang peran strategis dalam memastikan setiap program pusat benar-benar menyentuh masyarakat, khususnya pekerja dan pencari kerja di Banyuwangi.

"Kita ingin memastikan bahwa kebijakan di pusat itu tidak berhenti di dokumen. Harus ada sinergi dengan daerah supaya manfaatnya benar-benar terasa oleh warga, terutama yang sedang mencari kerja atau ingin meningkatkan keterampilan," ujar Afriansyah Noor.

Wakil Bupati Mujiono menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai Banyuwangi memiliki tantangan tersendiri karena jumlah angkatan kerja cukup besar, sementara lapangan kerja di dalam daerah belum sepenuhnya menyerap. Banyak warga Banyuwangi yang memilih merantau, baik ke kota besar di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Fokus pada Pelatihan dan Perlindungan Pekerja

Dalam diskusi tersebut, beberapa isu utama mengemuka, mulai dari perlindungan pekerja migran, peningkatan kompetensi melalui balai latihan kerja, hingga penguatan pengawasan norma ketenagakerjaan di perusahaan. Pemerintah ingin memastikan setiap pekerja memiliki akses pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri masa kini.

Afriansyah menggarisbawahi pentingnya reskilling dan upskilling bagi pekerja agar tidak tergerus oleh otomasi dan perubahan teknologi. Menurutnya, Banyuwangi memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, dan industri pengolahan yang bisa dikembangkan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

Aspek Harapan Daerah Dukungan Pusat
Pelatihan Kerja Akses BLK lebih luas Program pelatihan berbasis kompetensi
Perlindungan Pekerja Migran Pendampingan dan edukasi Penguatan regulasi dan layanan
Penyerapan Tenaga Kerja Investasi membuka lapangan kerja Insentif dan kemudahan usaha

Harapan Baru bagi Warga Banyuwangi

Kunjungan ini membawa harapan baru bagi masyarakat Banyuwangi. Warga berharap hasil pertemuan tersebut segera diwujudkan dalam program nyata, bukan sekadar seremoni. Pasalnya, kebutuhan akan pekerjaan yang layak dan perlindungan yang memadai menjadi dambaan banyak keluarga di daerah ini.

Dengan kolaborasi yang erat antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, diharapkan tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Pertemuan Wamenaker Afriansyah Noor dan Wakil Bupati Mujiono menjadi langkah awal yang menunjukkan komitmen kedua pihak untuk bekerja bersama demi kesejahteraan pekerja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User