Ular Sanca Muncul di Kamar Mandi, Warga Tajurhalang Panik
Seekor ular sanca berukuran besar tiba-tiba muncul di kamar mandi sebuah rumah di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pagi ini. Kemunculan reptil tersebut langsung memicu kepanikan penghuni rumah....
Seekor ular sanca berukuran besar tiba-tiba muncul di kamar mandi sebuah rumah di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pagi ini. Kemunculan reptil tersebut langsung memicu kepanikan penghuni rumah.
Kronologi Kejadian
Seorang anggota keluarga dikejutkan oleh ular sanca yang melilit di atap kamar mandi sekitar pukul 06.30 WIB. Teriakan panik langsung membangunkan seluruh penghuni. Warga sekitar yang mendengar bergegas berkumpul namun tidak berani mendekat.
"Ular itu cukup besar, panjangnya sekitar dua meter," ujar seorang saksi mata. Tak butuh waktu lama, laporan diterima posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor.
Evakuasi Hanya 5 Menit
Regu Damkar tiba di lokasi pukul 06.42 WIB. Dengan peralatan penjepit ular dan teknik evakuasi yang andal, petugas langsung masuk ke kamar mandi. Proses penangkapan berlangsung sangat cepat.
Dalam lima menit, ular berhasil dijinakkan. Reptil itu langsung dimasukkan ke dalam karung tanpa perlawanan berarti. "Kami gunakan pendekatan tenang agar ular tidak stres," kata Komandan Regu, Ahmad.
Fakta Kunci
- Waktu kejadian: Sekitar pukul 06.30 WIB, pagi ini.
- Lokasi: Rumah warga di Tajurhalang, Kabupaten Bogor.
- Jenis ular: Sanca batik sepanjang hampir 2 meter.
- Petugas tiba: 12 menit setelah laporan diterima.
- Durasi evakuasi: 5 menit.
- Korban: Nihil. Tidak ada warga atau petugas yang terluka.
- Kondisi ular: Sehat dan langsung dibawa ke markas Damkar.
Reaksi Warga dan Imbauan
Kepanikan sempat meluas karena ular tersebut dinilai cukup besar untuk masuk ke area permukiman. Beberapa warga memilih menjauh hingga evakuasi selesai. "Anak-anak langsung kami suruh masuk rumah," ujar seorang ibu.
Damkar Bogor mengimbau warga untuk tidak bertindak sendiri saat menemukan ular. "Laporkan segera ke kami. Jangan mencoba menangkap karena bisa berbahaya," tegas Ahmad. Pihaknya mencatat, selama musim penghujan, laporan kemunculan ular di pemukiman meningkat tajam.
Ular sanca yang dievakuasi akan diperiksa kesehatannya. Setelah dipastikan layak, ular tersebut akan dilepasliarkan ke hutan lindung yang jauh dari permukiman penduduk.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk rutin memeriksa atap dan saluran air. Sanca batik kerap mencari tempat lembab dan hangat, terutama saat cuaca tidak menentu.
Comments (0)