Travel Janji Balikin Uang Tiket Usai Kontingen Pesparawi Kepri Gagal Berangkat

Tanjungpinang - Direktur PT Riski Efanti Bersaja, Vivi Efanti, memberikan pernyataan resmi terkait polemik gagalnya keberangkatan sebagian kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kepulauan

Jul 06, 2026 - 13:27
0 0
Travel Janji Balikin Uang Tiket Usai Kontingen Pesparawi Kepri Gagal Berangkat

Tanjungpinang - Direktur PT Riski Efanti Bersaja, Vivi Efanti, memberikan pernyataan resmi terkait polemik gagalnya keberangkatan sebagian kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kepulauan Riau (Kepri) ke Manokwari, Papua Barat. Vivi secara terbuka mengakui tanggung jawab perusahaannya atas insiden yang disebabkan oleh persoalan tiket tersebut. Sebagai langkah pertanggungjawaban, ia berjanji akan mengembalikan seluruh dana pembelian tiket kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepri.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami pada Senin (29/6/2026), Vivi membeberkan kronologi keterlibatan perusahaannya dalam proyek pengadaan tiket Pesparawi Kepri. Semua bermula ketika Vivi menerima informasi mengenai rencana kegiatan Pesparawi dari seorang pegawai di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kepri. Informasi tersebut kemudian menjadi pintu masuk bagi PT Riski Efanti Bersaja untuk berhubungan langsung dengan pihak panitia penyelenggara.

Proyek Bernilai Lebih dari Rp1 Miliar

Setelah melalui proses pembicaraan dan disepakati sebagai penyedia jasa, LPPD Kepri melakukan transfer pembayaran penuh langsung ke rekening PT Riski Efanti Bersaja. Pembayaran yang ditransfer pada 7 Mei 2026 itu mencapai angka sekitar Rp1,016 miliar. Dana fantastis tersebut ditujukan untuk pengadaan tiket pulang-pergi bagi 68 orang peserta yang akan dikirim ke Manokwari.

"Uang dari LPPD sudah ditransfer penuh kepada saya sesuai nilai invoice," ujar Vivi dalam keterangannya. Pengakuan ini menegaskan bahwa dari sisi finansial, tidak ada kendala pembayaran yang menghambat proses pemesanan tiket. Sudah seharusnya keberangkatan 68 peserta Pesparawi Kepri berjalan lancar sesuai rencana.

Peran Oknum yang Bermasalah

Namun, titik masalah justru muncul setelah dana tersebut diterima. Vivi mengambil keputusan yang belakangan menjadi biang kekacauan, yaitu menjalin kerja sama dengan seseorang yang ia sebut sebagai "oknum" di luar sepengetahuan LPPD maupun panitia. "Setelah itu saya membuat kerja sama dengan seorang oknum tanpa sepengetahuan LPPD maupun panitia," kata Vivi menguraikan langkah fatal yang berujung pada kegagalan pemberangkatan.

Meski Vivi tidak merinci identitas oknum yang dimaksud dalam keterangannya, ia secara implisit menyiratkan bahwa di sinilah letak kesalahan utama yang menyebabkan tiket yang dijanjikan tidak kunjung terbit. Keputusan melibatkan pihak ketiga secara sepihak inilah yang kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan besar dari publik serta aparat penegak hukum.

Atas dasar itulah, PT Riski Efanti Bersaja menyatakan komitmennya untuk mengembalikan dana sepenuhnya ke kas LPPD Kepri. Janji pengembalian uang ini menjadi satu-satunya jalan untuk memulihkan kepercayaan yang telah tercoreng. Kasus ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana kegiatan agar selalu menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Publik pun kini menanti realisasi janji pengembalian uang tersebut agar polemik ini dapat segera ditutup secara tuntas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User