Sep 18, 2026
Nasional

Skyscanner Rilis Daftar Kota Terbaik Dunia untuk Wisata Jalan Kaki

Platform pencarian perjalanan global, Skyscanner, resmi merilis laporan indeks destinasi perkotaan yang sedang berkembang dan dinilai paling nyaman untuk d

Skyscanner Rilis Daftar Kota Terbaik Dunia untuk Wisata Jalan Kaki

Platform pencarian perjalanan global, Skyscanner, resmi merilis laporan indeks destinasi perkotaan yang sedang berkembang dan dinilai paling nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki (walkable cities). Riset ini menyoroti pergeseran tren wisatawan global yang semakin mengutamakan konsep slow travel, kesehatan, serta keberlanjutan lingkungan saat berlibur.

Dalam laporan terbarunya, Skyscanner mengevaluasi ratusan destinasi global dengan mengukur jarak rata-rata antardestinasi wisata populer, kualitas trotoar, tingkat keamanan pejalan kaki, hingga aksesibilitas ruang publik. Tren ini membuktikan bahwa pelancong modern kini lebih menyukai kebebasan mengeksplorasi lorong-lorong bersejarah dan sudut kota tanpa harus bergantung pada kendaraan bermotor.

Metodologi dan Parameter Penilaian Skyscanner

Penyusunan indeks ini melibatkan analisis mendalam terhadap infrastruktur perkotaan dan kenyamanan pelancong. Skyscanner menetapkan sejumlah indikator utama sebelum merilis urutan kota teratas:

  • Kedekatan Jarak Objek Wisata: Mengukur durasi tempuh jalan kaki antara atraksi budaya, museum, dan pusat kuliner utama dalam radius di bawah 3 kilometer.
  • Infrastruktur Pedestrian: Ketersediaan jalur pedestrian yang lebar, bebas hambatan, teduh, serta ramah bagi penyandang disabilitas.
  • Tingkat Keamanan dan Kebersihan: Rendahnya risiko kecelakaan lalu lintas bagi pejalan kaki serta tingkat kriminalitas jalanan yang minim.
  • Kualitas Udara dan Ruang Terbuka Hijau: Keberadaan taman kota dan zona bebas emisi kendaraan bermotor.
"Wisatawan kini mencari pengalaman autentik yang mendalam. Berjalan kaki bukan lagi sekadar cara berpindah tempat, melainkan cara terbaik menikmati atmosfer lokal, mencicipi kuliner pinggir jalan, dan mengurangi jejak karbon perjalanan," tulis Skyscanner dalam pernyataan resminya.

Daftar Kota Unggulan Ramah Pejalan Kaki

Sejumlah kota di Eropa dan Asia mendominasi posisi teratas berkat tata kota historis yang padat dan terintegrasi dengan baik. Berikut beberapa kota yang menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut:

  1. Cordoba, Spanyol: Terkenal dengan kawasan kota tua berlabirin dan Mezquita yang megah, Cordoba memanjakan pejalan kaki lewat lorong-lorong berbunga di Judería yang sepenuhnya bebas dari polusi kendaraan besar.
  2. Florence, Italia: Pusat seni Renaisans ini menempatkan hampir seluruh galeri seni, katedral ikonik Duomo, dan jembatan Ponte Vecchio dalam jarak tempuh yang sangat singkat.
  3. Ghent, Belgia: Memiliki salah satu kawasan bebas kendaraan terbesar di Eropa, Ghent menawarkan rute pedestrian di tepi kanal yang tenang dan estetis.
  4. Split, Kroasia: Keberadaan Istana Diokletianus yang terintegrasi dengan pertokoan modern menjadikan kota pesisir ini surga bagi para pejalan kaki.
  5. Kyoto, Jepang: Kawasan Gion dan Higashiyama menawarkan jalur pedestrian terawat dengan pemandangan kuil tradisional dan lanskap asri.

Faktor Pendorong Minat Wisata Jalan Kaki

Laporan tersebut mencatat lonjakan pencarian akomodasi di pusat kota bersejarah hingga 35 persen sepanjang tahun terakhir. Fenomena ini didorong oleh keinginan pelancong untuk menekan pengeluaran transportasi lokal sekaligus memaksimalkan waktu liburan mereka.

Dengan tata ruang yang kompak, para wisatawan dapat mengunjungi 4 hingga 6 destinasi wisata utama hanya dalam satu hari tanpa perlu berganti moda transportasi. Kota-kota yang ramah pedestrian diprediksi akan terus menjadi magnet utama industri pariwisata global dalam beberapa tahun ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User