Sido Muncul — Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin
Jakarta, 18 Mei 2026 — Langkah besar diambil PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Perusahaan jamu ternama ini resmi menggandeng aktor kenamaan Nic
Dalam seremoni yang digelar di Jakarta, Sido Muncul memutar iklan televisi dan digital berdurasi 60 detik yang menampilkan Nicholas Saputra dalam berbagai latar urban dan alam Indonesia, menggambarkan harmoni antara gaya hidup modern dan kearifan lokal. Iklan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Tolak Angin, yang selama ini dikenal sebagai produk masuk angin tradisional, siap bersaing dengan suplemen kesehatan global. Direktur Utama Sido Muncul, David Hidayat, mengungkapkan bahwa investasi riset herbal perusahaan telah mencapai Rp 150 miliar dalam tiga tahun terakhir, dengan target meningkatkan nilai ekspor jamu hingga 30% pada 2027.
Strategi di Balik Pemilihan Nicholas Saputra
Nicholas Saputra bukanlah selebriti biasa. Ia dikenal sebagai figur yang selektif dalam memilih proyek dan memiliki citra intelektual, petualang, serta peduli lingkungan. Karakter ini dinilai selaras dengan positioning baru Tolak Angin yang ingin keluar dari kesan “jamu tradisional” menuju produk wellness modern berakar budaya. “Nicholas merepresentasikan generasi Indonesia yang mendunia tanpa tercerabut dari akarnya,” ujar pengamat pemasaran, Dr. Andini Putri dari Universitas Indonesia. Dengan popularitasnya yang juga diakui di festival film internasional, Nicholas diharapkan mampu menjembatani pasar Asia Tenggara dan Eropa.
Riset Herbal: Jantung Ekspansi Global
Sido Muncul tidak hanya beriklan. Di balik kampanye “Dari Indonesia untuk Dunia”, perusahaan menggenjot riset berbasis bukti ilmiah. Bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan beberapa universitas, mereka telah menyelesaikan uji klinis fase II pada ekstrak jahe merah dan madu herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hasil sementara menunjukkan peningkatan sel imun hingga 22% pada kelompok pengguna rutin selama 12 minggu. Standarisasi bahan baku juga diperketat: seluruh pasokan jahe, temulawak, dan daun mint kini menggunakan sistem traceability dari petani binaan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
| Aspek | Sido Muncul (Tolak Angin) | Pesaing Tradisional | Suplemen Global |
|---|---|---|---|
| Brand Ambassador | Nicholas Saputra (aktor internasional) | Artis lokal/ sinetron | Atlet/ selebriti global |
| Investasi Riset | Rp150 M (3 tahun) | Di bawah Rp50 M | Ratusan juta dolar |
| Target Pasar | Asia Tenggara, Eropa (2027) | Domestik & ekspatriat | Global |
| Klaim Kesehatan | Imunomodulator berbasis uji klinis | Warisan leluhur, tanpa klaim saintifik | Vitamin/ mineral dengan uji klinis |
Peluang dan Tantangan di Pasar Dunia
Data Kementerian Perdagangan menunjukkan nilai ekspor jamu Indonesia pada 2025 mencapai US$680 juta, naik 12% dari tahun sebelumnya. Sido Muncul membidik pangsa ekspor Tolak Angin sebesar 15% dari total penjualan pada 2028, naik dari 7% saat ini. Tantangan terberat adalah standar regulasi ketat di Uni Eropa dan Amerika Serikat yang mensyaratkan bukti ilmiah dan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) level farmasi. Sido Muncul mengklaim pabrik di Ungaran telah mengantongi sertifikasi GMP ASEAN dan sedang mengajukan European Novel Food untuk beberapa varian produk.
Respons Pasar dan Investor
Pengumuman ini disambut positif oleh pelaku pasar. Harga saham SIDO (kode emiten Sido Muncul) ditutup menguat 3,2% pada sesi perdagangan 18 Mei 2026 ke level Rp1.120 per lembar. Analis memperkirakan peningkatan belanja iklan dan riset akan menekan margin jangka pendek, namun potensi peningkatan penjualan ekspor memberi valuasi jangka panjang yang menarik. “Ini adalah pertaruhan, tetapi fondasi riset dan sosok Nicholas bisa menjadi game changer,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas dalam catatannya.
Dengan langkah berani ini, Sido Muncul berharap Tolak Angin menjadi duta jamu modern yang tak hanya melegakan masuk angin, namun juga menyehatkan dunia. Akankah “Dari Indonesia untuk Dunia” mampu menembus pasar suplemen global yang dikuasai merek raksasa? Waktu dan sains yang akan membuktikan.
[TAGS]: Nicholas Saputra, Tolak Angin, Sido Muncul, riset herbal, ekspor jamu [SOCIAL_TWEET]: Nicholas Saputra resmi jadi wajah baru Tolak Angin! Sido Muncul luncurkan iklan “Dari Indonesia untuk Dunia” sekaligus perkuat riset herbal berbasis uji klinis. Target ekspor naik jadi 15% di 2028. #TolakAngin #NicholasSaputra #JamuGoesGlobal [SOCIAL_FB]: Sido Muncul gandeng Nicholas Saputra bawa Tolak Angin ke panggung dunia. Simak strategi riset herbal dan target ekspor ambisius mereka di sini! [SOCIAL_TG]: 🌿 Nicholas Saputra jadi wajah baru Tolak Angin! Sido Muncul siap go global dengan riset herbal modern dan target ekspor 15% di 2028. [SOCIAL_THREADS]: Nicholas Saputra x Tolak Angin? Yes, please! Sido Muncul baru aja luncurin iklan tema “Dari Indonesia untuk Dunia”. Udah siap belum liat jamu kita mendunia? ✨
Comments (0)