Sep 18, 2026
Hukum

RSCM Pastikan Pasien Keracunan MBG Tak Alami Gangguan Otak

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menyampaikan kabar melegakan terkait perkembangan kondisi kesehatan pasien anak asal Sumatera Utara yang diru

RSCM Pastikan Pasien Keracunan MBG Tak Alami Gangguan Otak

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menyampaikan kabar melegakan terkait perkembangan kondisi kesehatan pasien anak asal Sumatera Utara yang dirujuk akibat dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim medis spesialis memastikan bahwa pasien tersebut tidak mengalami penurunan maupun gangguan pada fungsi otak setelah menjalani serangkaian tes klinis intensif.

Berdasarkan hasil observasi dan penegakan diagnosis menyeluruh, kondisi neurologis pasien dinyatakan berada dalam rentang normal. Pasien anak tersebut kini dilaporkan sudah dapat berinteraksi dengan baik, ceria, serta berada dalam fase pemulihan yang sangat positif sebelum nantinya diizinkan pulang untuk beraktivitas seperti sediakala.

Hasil Evaluasi Komprehensif Tim Neurologi RSCM

Dokter Spesialis Anak sekaligus Konsultan Neurologi Anak RSCM, Prof. Dr. dr. Setyo Handryastuti, Sp.A(K), menjelaskan bahwa tim dokter langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan terstruktur sejak awal kedatangan pasien. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya komplikasi serius pada susunan saraf pusat akibat dehidrasi atau zat toksik.

“Insya Allah saya bisa pastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada yang pertama. Jadi ananda bisa beraktivitas kembali, ceria kembali,” tegas Prof. Handry dalam konferensi pers resmi di Gedung RSCM, Jakarta.

Pemeriksaan medis yang diterapkan kepada pasien mencakup beberapa parameter penting, antara lain:

  • Wawancara Medis & Riwayat Klinis: Menggali kronologi paparan makanan hingga gejala klinis awal yang dialami pasien selama di daerah asal.
  • Pemeriksaan Fisik dan Motorik: Memastikan refleks tubuh, kekuatan otot, dan koordinasi gerak bekerja optimal tanpa kelainan.
  • Pemeriksaan Neurologis Lengkap: Menguji respons kognitif, daya tanggap sensorik, serta kesadaran anak.
  • Pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG): Rekam gelombang listrik otak untuk mendeteksi secara presisi ada tidaknya aktivitas abnormal atau potensi kejang listrik tersembunyi.

Kondisi Pasien Stabil Sejak Awal Rujukan

Prof. Handry menguraikan bahwa pasien tersebut tiba di RSCM Jakarta pada 12 September 2026 bersama satu pasien lainnya asal Sumatera Utara. Setibanya di rumah sakit rujukan nasional tersebut, kondisi keduanya relatif stabil sehingga tidak memerlukan penanganan darurat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Keduanya langsung ditempatkan di ruang perawatan rawat inap reguler dengan pengawasan ketat dari dokter multidisiplin, termasuk tim pediatri umum, divisi nutrisi, dan tim psikologi anak. Pendekatan holistik ini dilakukan agar anak tidak hanya sembuh dari gejala fisik pencernaan, melainkan juga pulih secara emosional pascaperistiwa keracunan yang sempat menimbulkan kekhawatiran luas di lingkungan sekolahnya.

Evaluasi dan Pemantauan Program MBG

Kasus keracunan makanan yang sempat dialami para siswa di Sumatera Utara menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan lintas instansi. Evaluasi terhadap standar higienitas, rantai distribusi makanan, serta pengawasan dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis terus diperketat di berbagai daerah guna memastikan insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

RSCM memastikan akan terus memantau stabilitas kesehatan kedua pasien hingga parameter laboratorium dan vital mereka sepenuhnya optimal sebelum mengizinkan perjalanan kembali ke daerah asal bersama keluarga pendamping.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User