Rayap Lumpuhkan SDN Tanggirejo, Pemerintah Gerak Cepat Revitalisasi

GROBOGAN, DETIK INI JUGA — Pemerintah langsung turun tangan merevitalisasi total SD Negeri Tanggirejo yang strukturnya keropos digerogoti rayap. Sekolah itu kini resmi masuk Program Revitalisasi Sat...

Jul 28, 2026 - 05:52
0 0
Rayap Lumpuhkan SDN Tanggirejo, Pemerintah Gerak Cepat Revitalisasi

GROBOGAN, DETIK INI JUGA — Pemerintah langsung turun tangan merevitalisasi total SD Negeri Tanggirejo yang strukturnya keropos digerogoti rayap. Sekolah itu kini resmi masuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Keputusan darurat diambil setelah inspeksi menemukan kerusakan di hampir seluruh komponen kayu bangunan. Atap, kusen, hingga rangka plafon ambrol dan membahayakan 127 siswa yang masih belajar di sana.

Kerusakan Akut Sejak Awal Tahun

Serangan koloni rayap tanah dilaporkan mulai masif sejak Januari 2025. Kepala sekolah setempat mengonfirmasi bahwa tiga ruang kelas sudah tidak layak pakai karena balok penyangga lapuk. Satu ruang guru bahkan ambles 15 sentimeter setelah tiang utamanya patah.

Saksi mata, seorang wali murid, menyebut suara retakan terdengar jelas saat hujan deras pertengahan Maret lalu. "Plafon jatuh menimpa meja siswa," ujarnya. Tidak ada korban jiwa, namun aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke tenda darurat selama dua pekan.

Revitalisasi Bukan Sekadar Renovasi

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan kali ini tidak sekadar menambal kerusakan. Kementerian terkait mengalokasikan anggaran penuh untuk membongkar struktur lama dan menggantinya dengan material anti-rayap.

Berikut fakta kunci proyek revitalisasi:

  • Anggaran Rp 2,1 miliar digelontorkan dalam dua tahap.
  • Konstruksi menggunakan baja ringan dan beton bertulang untuk rangka atap.
  • Lantai kayu diganti keramik agar tidak lagi jadi sarang koloni.
  • Target rampung: Desember 2025, sebelum tahun ajaran baru bergulir.

Kepala Dinas Pendidikan setempat menyatakan proyek ini adalah prioritas setelah mencuatnya laporan rayap yang sudah menyebar ke perpustakaan dan ruang UKS. "Kami tidak mau ambil risiko. Bangunan sekolah harus nol toleransi terhadap ancaman biologis," tegasnya.

Belajar di Bangunan Darurat

Saat ini 127 siswa dan 11 guru terpaksa menempati ruang kelas darurat berbahan kontainer modifikasi. Empat unit kontainer disewa dan dipasang di lapangan upacara. Pihak sekolah memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meski dengan keterbatasan ventilasi.

Seorang guru kelas V mengaku proses adaptasi cukup menantang. "Suara dari luar sangat mengganggu, tapi semangat anak-anak luar biasa," katanya. Pemerintah daerah juga mendistribusikan kipas angin dan lampu tambahan agar ruang kontainer tetap kondusif.

Pemeriksaan Sekolah Lain Dipercepat

Kasus SDN Tanggirejo memicu audit cepat seluruh sekolah dasar di Kabupaten Grobogan. Dinas Pendidikan setempat mengonfirmasi bahwa 14 SD lain di wilayah tersebut menunjukkan gejala serangan rayap ringan hingga sedang. Tim teknis sudah diterjunkan untuk mengukur tingkat kerusakan dan memprioritaskan penanganan.

Program revitalisasi ini diharapkan jadi cetak biru bagi sekolah lain yang mengalami nasib serupa. Pemerintah menegaskan bahwa dana tidak hanya untuk betonisasi, tapi juga menyediakan sistem deteksi dini hama agar kejadian serupa tidak terulang.

"Revitalisasi ini menyelamatkan hak pendidikan anak-anak," ujar seorang anggota komisi DPRD saat meninjau lokasi. Pihak sekolah dan komite berharap proses konstruksi berjalan sesuai jadwal tanpa kendala cuaca yang bisa memperlambat pengerjaan fondasi baru.

Hingga berita ini diturunkan, alat berat sudah mulai membersihkan puing-puing bangunan lama. Pagar pengaman dipasang mengelilingi area proyek untuk menjamin keselamatan siswa selama masa transisi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User