Rachmat Gobel Meninggal Dunia Jumat Dini Hari Tadi
Jakarta, Beritatercepat.com — Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Rachmat Gobel, tokoh nasional yang dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus politikus sen
Jakarta, Beritatercepat.com — Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Rachmat Gobel, tokoh nasional yang dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus politikus senior, meninggal dunia pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026. Pria kelahiran Jakarta, 3 September 1962 itu mengembuskan napas terakhirnya di usia 63 tahun setelah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar NasDem, kolega bisnis, serta masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dan rendah hati.
Kronologi Kepergian Rachmat Gobel
- Pukul 01.30 WIB — Pihak keluarga mengonfirmasi kondisi Rachmat Gobel yang kritis sejak Kamis sore (9/7/2026) akibat komplikasi penyakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir.
- Pukul 02.45 WIB — Tim dokter menyatakan Rachmat Gobel telah tiada setelah upaya resusitasi tidak membuahkan hasil. Keluarga langsung mengumumkan kabar duka melalui pernyataan resmi melalui staf pribadi almarhum.
- Pukul 05.00 WIB — Jenazah dibawa ke rumah duka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk disemayamkan dan dishalatkan.
- Pukul 08.00 WIB — Pelayat mulai berdatangan, termasuk kolega dari korporasi Panasonic Gobel, sesama anggota DPR RI, serta para menteri Kabinet Indonesia Maju.
- Pukul 10.00 WIB — Presiden Republik Indonesia dijadwalkan melayat langsung sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada negarawan yang telah banyak berjasa bagi bangsa.
- Siang hari — Rencana pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata menunggu keputusan keluarga dan negara, mengingat jasa Rachmat Gobel sebagai mantan Menteri Perdagangan dan Wakil Ketua DPR RI.
Perjalanan Karier Gemilang
Rachmat Gobel bukanlah nama asing bagi dunia usaha Indonesia. Lahir dari keluarga pengusaha, ia adalah putra dari Thayeb Mohammad Gobel, pendiri PT National Gobel yang kemudian bermitra dengan perusahaan elektronik raksasa Jepang, Matsushita (kini Panasonic). Rachmat mewarisi dan mengembangkan bisnis keluarga, menjadikan Panasonic Gobel Group sebagai salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia dengan ribuan karyawan.
Setelah menamatkan pendidikan di Fakultas Manajemen Universitas Chuo, Tokyo, Jepang, ia kembali ke Tanah Air pada awal 1990-an dan langsung terjun mengelola perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Panasonic Gobel tidak hanya memproduksi perangkat elektronik, tetapi juga mengembangkan komponen otomotif dan energi terbarukan. Keberhasilannya membangun jaringan distribusi nasional membuatnya diganjar berbagai penghargaan, termasuk dari pemerintah Jepang atas kontribusinya memperkuat hubungan ekonomi bilateral.
Kiprah Politik dan Pengabdian Publik
Meski mapan di dunia korporasi, panggilan untuk berbakti lebih luas membawanya ke gelanggang politik. Pada 2014, Presiden Joko Widodo mempercayakan Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja. Selama masa jabatannya, ia fokus pada stabilisasi harga kebutuhan pokok dan mendorong ekspor produk lokal ke pasar global.
Seusai bertugas di kementerian, Rachmat bergabung dengan Partai NasDem dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dari daerah pemilihan Gorontalo, kampung halaman leluhurnya. Karir politiknya terus menanjak hingga ia diamanahi posisi Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang). Di parlemen, ia dikenal lantang menyuarakan kepentingan petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Beberapa undang-undang strategis yang lahir di masa kepemimpinannya antara lain revisi UU Perdagangan dan UU Energi Baru Terbarukan.
Kenangan dan Reaksi dari Berbagai Pihak
Ucapan belasungkawa mengalir deras sejak kabar duka tersiar. Ketua Umum Partai NasDem menyebut Rachmat Gobel sebagai “ksatria ekonomi yang rendah hati”. Sementara itu, koleganya di DPR menuturkan bahwa almarhum selalu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Kami kehilangan seorang teladan. Pak Rachmat tidak hanya pintar berbisnis, tetapi juga tulus membantu masyarakat kecil. Setiap kali reses, ia selalu menyempatkan turun langsung ke pasar tradisional untuk mendengar keluhan pedagang,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI, Siti Mufattahah.
Dari Jepang, Chairman Panasonic Corporation menyampaikan duka mendalam melalui pernyataan resmi. “Rachmat Gobel adalah mitra visioner yang membawa Panasonic ke jantung rumah tangga Indonesia. Dedikasinya terhadap inovasi dan kesejahteraan karyawan akan selalu dikenang.”
Warisan Ekonomi dan Inspirasi Muda
Semasa hidupnya, Rachmat Gobel kerap menjadi pembicara di forum wirausaha muda. Ia giat menyosialisasikan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis teknologi. Yayasan Thayeb Mohammad Gobel yang ia dirikan bersama keluarga telah mencetak ribuan lulusan vokasi siap kerja di bidang manufaktur, pertanian modern, dan digital marketing.
Lewat program “Gobel Muda Mendunia”, ia memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah untuk studi teknik di luar negeri, dengan syarat kembali membangun Indonesia. Hingga akhir hayatnya, tak kurang dari 2.500 alumni program tersebut telah berkontribusi di berbagai sektor strategis nasional. Semangatnya menggelorakan ekonomi kerakyatan akan terus hidup melalui kader-kader muda yang pernah ia bimbing.
[SOCIAL_TWEET]: Kabar duka 😢 Rachmat Gobel, mantan Mendag sekaligus Wkl Ketua DPR RI berpulang pagi ini. Indonesia kehilangan tokoh bisnis dan negarawan sejati. Selamat jalan, Pak Gobel 🙏 #RachmatGobel #BeritaDuka #RIP #PanasonicGobel[SOCIAL_TG]: 🕊️ Rachmat Gobel (1962–2026) berpulang. Pengusaha, mantan Mendag, Wkl Ketua DPR. Jasanya untuk negeri begitu besar. Info lengkap 👇
Comments (0)