Monday, 24 August 2026 | 10:05 WIB

Prabowo Tinjau Langsung Titik Karhutla Sungai Raya Kalbar Tanpa Masker

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Sungai Raya, Kalimantan Barat. Kepala Negara langsung meninjau titik api tanpa mengenakan masker.Kedatangan P...

Aug 23, 2026 - 09:25
0 0
Prabowo Tinjau Langsung Titik Karhutla Sungai Raya Kalbar Tanpa Masker

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Sungai Raya, Kalimantan Barat. Kepala Negara langsung meninjau titik api tanpa mengenakan masker.

Kedatangan Presiden dikonfirmasi berlangsung Sabtu (22/8). Prabowo didampingi sejumlah menteri kabinet. Ia mengamati kondisi lahan terbakar sekaligus menerima laporan resmi dari petugas penanggulangan kebakaran di lapangan.

Konvoi presiden dilaporkan menuju lokasi langsung setelah tiba. Jalur menuju titik kebakaran dijaga ketat aparat keamanan. Media pendamping dibatasi jarak agar operasi tinjauan berjalan lancar dan aman.

  • Lokasi tinjauan: kawasan Sungai Raya, Kalimantan Barat.
  • Prabowo didampingi sejumlah menteri saat meninjau lokasi.
  • Kepala Negara tidak mengenakan masker selama berada di titik api.
  • Prabowo menerima laporan langsung dari petugas penanggulangan di lapangan.

Menerima Laporan Langsung di Depan Titik Api

Saksi mata di lokasi melaporkan Presiden berdiri cukup dekat dengan sisa lahan hangus. Ia mendengarkan paparan komandan lapangan soal progres pemadaman. Beberapa kali Prabowo berdiskusi intensif dengan menteri pendamping. Topiknya: langkah konkret memadamkan sisa api dan mencegah kebakaran ulang.

Tidak ada ruang basa-basi. Prabowo meminta jawaban teknis atas tiga pertanyaan kunci. Pertama, seberapa luas lahan yang berhasil dipadamkan. Kedua, berapa banyak personel yang diterjunkan. Ketiga, kendala apa yang masih menghambat operasi di lapangan.

Prabowo dikenal kerap melakukan tinjauan mendadak tanpa protokol berlebihan. Gaya langsung turun ke lapangan ini konsisten ia tunjukkan sejak menjabat. Kunjungan kilat kali ini kembali menegaskan pola kerja Kepala Negara yang mengutamakan data primer.

Tanpa Masker di Tengah Asap Tebal

Perhatian publik tertuju pada satu detail: Prabowo tampil tanpa masker. Padahal asap kebakaran hutan dikenal mengandung partikel halus berbahaya bagi pernapasan. Kepala Negara tetap berjalan meninjau beberapa titik dengan tenang.

Standar keselamatan kerja biasanya mewajibkan masker khusus di area karhutla. Paparan asap dalam durasi panjang berisiko menimbulkan gangguan pernapasan akut. Meski demikian, Prabowo memilih meninjau langsung tanpa alat pelindung tersebut. Ia ingin melihat kondisi nyata tanpa jarak.

Sungai Raya, Kawasan Rawan Karhutla

Sungai Raya adalah wilayah di Kabupaten Kubu Raya yang kerap dilanda kebakaran setiap musim kemarau. Lahan gambutnya mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Api sering menyala kembali dari dalam tanah meski permukaan tampak padam.

Musim kemarau tahun ini dilaporkan memicu lonjakan titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Asap tebal sempat mengganggu aktivitas warga dan transportasi udara. Tim gabungan dikerahkan untuk menekan laju api sebelum meluas.

Instruksi Presiden di Lapangan

Dari lokasi, Prabowo dikonfirmasi memberikan arahan langsung kepada aparat terkait. Ia menekankan evakuasi warga harus menjadi prioritas mutlak bila api meluas ke permukiman. Keselamatan warga dinilai lebih penting daripada target waktu pemadaman.

Menteri pendamping dilaporkan langsung mencatat seluruh instruksi Presiden. Penindaklanjutannya diminta berjalan hari ini juga. Koordinasi antarinstansi dipastikan diperketat dalam 24 jam ke depan agar operasi pemadaman bergerak lebih cepat.

Pemerintah pusat dilaporkan mendorong tiga langkah utama penanganan karhutla. Yaitu pemadaman total seluruh titik api, penjagaan ketat kawasan rawan, serta penegakan hukum tegas terhadap pembakar lahan. Seluruh instansi diminta bekerja serentak tanpa silang kepentingan.

Ancaman Asap bagi Kesehatan Warga

Asap karhutla bukan sekadar gangguan visual. Partikel halus di dalamnya bisa masuk jauh ke paru-paru. Anak-anak, lansia, dan penderita asma menjadi kelompok paling rentan. Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan saat kabut asap tebal.

Fasilitas kesehatan setempat dilaporkan bersiap menghadapi lonjakan gangguan pernapasan. Masker dan obat disiapkan untuk distribusi ke warga terdampak. Posko kesehatan dibuka di titik-titik strategis dekat kawasan berasap.

Warga sekitar sempat berkerumun melihat kedatangan Presiden. Sebagian mengabadikan momen lewat ponsel masing-masing. Pengamanan dilaporkan ketat namun tetap tertib. Petugas membatasi jarak aman antara warga dan titik api yang masih berasap.

Petugas pemadam tampak semangat menyambut kunjungan langsung Kepala Negara. Kehadiran Presiden di garis depan menjadi apresiasi sekaligus dorongan untuk bekerja lebih maksimal. Moral tim dinilai naik pasca-tinjauan. Seluruh personel kini bertahan dalam status siaga.

UPDATE: Perkembangan Menyusul

Rincian luas lahan terbakar dan jumlah personel masih menunggu rilis resmi instansi terkait. Data lapangan terus dikumpulkan tim gabungan saat ini. UPDATE berikutnya akan segera disajikan begitu informasi terkonfirmasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User