Prabowo Tinjau Langsung Riset BRIN di Istana, Fokus Ketahanan Pangan

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto, BARU SAJA, menunjukkan antusiasme tinggi saat mencermati perkembangan teknologi dan hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di lingkungan Istan...

Aug 07, 2026 - 05:58
0 0
Prabowo Tinjau Langsung Riset BRIN di Istana, Fokus Ketahanan Pangan

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto, BARU SAJA, menunjukkan antusiasme tinggi saat mencermati perkembangan teknologi dan hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di lingkungan Istana Kepresidenan. Kunjungan mendadak ini dilakukan untuk mengevaluasi langsung inovasi yang menjadi tulang punggung program prioritas pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi.

Kepala Negara terlihat berkeliling dari satu stan ke stan lain, berdialog dengan para peneliti, dan mengajukan pertanyaan teknis yang mendalam. Sumber internal istana mengonfirmasi bahwa Presiden memberikan perhatian khusus pada prototipe teknologi yang siap diterapkan di lapangan.

Fokus Utama: Pangan dan Energi

Dalam peninjauan tersebut, Presiden menyoroti sejumlah inovasi yang dinilai krusial untuk memperkuat kemandirian nasional. Berikut poin-poin penting yang menjadi sorotan:

  • Ketahanan Pangan: Teknologi benih unggul dan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan BRIN.
  • Energi Terbarukan: Prototipe biofuel dari limbah kelapa sawit dan panel surya generasi baru dengan efisiensi 30% lebih tinggi.
  • Digitalisasi Pertanian: Platform pemantauan lahan berbasis satelit untuk deteksi dini gagal panen.

Presiden menegaskan bahwa hasil riset harus segera dihilirisasi. Ia meminta agar tidak ada lagi penelitian yang berhenti di tahap publikasi jurnal, melainkan harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Instruksi Tegas Kepada BRIN

Dalam arahannya, Presiden memberikan instruksi eksplisit kepada jajaran BRIN untuk mempercepat proses uji klinis dan sertifikasi produk. Ia juga meminta adanya sinergi antara peneliti, industri, dan pemerintah daerah.

“Saya tidak mau mendengar lagi alasan keterbatasan anggaran. Semua hambatan birokrasi harus dipangkas,” ujar Presiden di sela-sela kunjungan, seperti dilaporkan oleh tim media istana.

Kepala BRIN yang mendampingi langsung menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan peta jalan hilirisasi untuk 15 teknologi prioritas. Dari jumlah tersebut, 7 di antaranya ditargetkan masuk tahap produksi massal pada akhir tahun ini.

Rincian Teknologi yang Dipamerkan

Pameran yang digelar di halaman tengah Istana ini menampilkan setidaknya 40 inovasi unggulan. Beberapa di antaranya menarik perhatian khusus Presiden:

  • Reaktor Pirolisis Portabel: Alat pengubah sampah plastik menjadi minyak mentah sintetis, kapasitas 5 ton per hari.
  • Sensor Kelembapan Tanah: Alat pemantau kebutuhan air tanaman secara real-time yang terhubung dengan aplikasi smartphone.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut: Turbin bawah air yang mampu menghasilkan 50 kW per unit, cocok untuk pulau terpencil.

Para saksi mata di lokasi melaporkan bahwa Presiden menghabiskan waktu lebih dari 30 menit di stan energi terbarukan. Ia bahkan meminta demonstrasi langsung cara kerja turbin skala laboratorium.

Respons Para Peneliti

Sejumlah peneliti yang hadir mengaku terkejut dengan kedalaman pemahaman Presiden terhadap isu-isu teknis. Salah satu peneliti senior yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Presiden sangat spesifik dan menunjukkan keseriusan untuk mengimplementasikan riset.

“Beliau tidak hanya bertanya soal hasil, tapi juga soal biaya produksi per unit dan potensi transfer teknologi ke industri kecil,” ungkapnya.

Langkah Lanjutan

Pasca kunjungan ini, Istana dijadwalkan menggelar rapat terbatas bersama Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Rapat tersebut akan membahas mekanisme pendanaan dan percepatan regulasi untuk produk-produk riset yang sudah matang.

Para pengamat menilai langkah Presiden ini merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah serius menjadikan riset sebagai basis pembangunan. Dengan adanya tekanan langsung dari pucuk pimpinan, diharapkan tidak ada lagi proyek riset yang mandek di tengah jalan.

UPDATE TERKINI: Hingga berita ini diturunkan, Presiden masih berada di lokasi pameran dan dijadwalkan memberikan pernyataan resmi kepada media dalam waktu dekat. Tim kami akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User