Aug 24, 2026
breaking

Prabowo Perintahkan Kampus Kembangkan Riset Industri Kapal

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk segera menggarap riset strategis di sektor industri perkapalan. Arahan ini disam...

Prabowo Perintahkan Kampus Kembangkan Riset Industri Kapal

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi langsung kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk segera menggarap riset strategis di sektor industri perkapalan. Arahan ini disampaikan melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangan resmi yang dirilis beberapa saat lalu.

Instruksi Langsung dari Kepala Negara

Brian Yuliarto mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima arahan spesifik dari Presiden Prabowo. Presiden disebut menginginkan keterlibatan aktif dunia akademik dalam memperkuat fondasi kemandirian maritim nasional. Fokus utama yang diminta adalah riset terapan pada teknologi pembangunan kapal, mulai dari desain, material, hingga sistem propulsi modern.

"Presiden sangat serius dengan sektor maritim," ungkap Brian dalam pernyataannya, menekankan urgensi transformasi industri perkapalan domestik melalui kontribusi kampus-kampus tanah air.

Kampus Sebagai Motor Inovasi

Pemerintah menilai potensi riset di lingkungan perguruan tinggi belum dimaksimalkan untuk menjawab kebutuhan industri strategis. Dengan populasi lebih dari 4.000 perguruan tinggi, Indonesia memiliki kapasitas intelektual besar yang dapat dikerahkan untuk mengejar ketertinggalan di sektor galangan kapal.

Sejumlah kampus dengan program studi teknik perkapalan dan kelautan akan menjadi leading sector. Namun demikian, keterlibatan multidisiplin juga dinilai krusial — mulai dari teknik material, elektronika, hingga manajemen rantai pasok.

Target Kemandirian Maritim

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia masih bergantung pada impor kapal dan komponen perkapalan dalam jumlah signifikan. Data menunjukkan lebih dari 60% kebutuhan kapal nasional masih dipenuhi dari luar negeri. Arahan ini diyakini sebagai langkah strategis untuk memangkas ketergantungan tersebut secara bertahap.

Riset yang diminta mencakup pengembangan kapal penumpang, kapal barang, hingga kapal khusus untuk keperluan pertahanan dan logistik antarpulau. Prioritas diberikan pada inovasi yang langsung dapat diadopsi oleh industri galangan kapal dalam negeri.

Respons dan Kesiapan Akademik

Pihak kementerian menyatakan akan segera memfasilitasi kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku industri perkapalan. Skema pendanaan riset, penyediaan laboratorium, dan program beasiswa peneliti muda sedang disiapkan sebagai bagian dari rencana aksi.

"Kami akan memastikan tidak ada jarak antara riset kampus dan kebutuhan industri," tegas Brian, menandakan era baru sinergi triple helix antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha di sektor strategis ini.

Arahan ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor maritim akan mendapat perhatian prioritas dalam kebijakan pendidikan tinggi dan riset nasional ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User