Polisi Tegaskan Kasat Narkoba Tangsel Tidak Terlibat Etomidate
BARU SAJA, Polda Metro Jaya menegaskan tidak ditemukan bukti keterlibatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman, dalam pusaran peredaran gelap obat bius etomidate. Kabar...
BARU SAJA, Polda Metro Jaya menegaskan tidak ditemukan bukti keterlibatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman, dalam pusaran peredaran gelap obat bius etomidate. Kabar yang sempat meragukan integritas perwira menengah itu kini terbantahkan melalui hasil pemeriksaan internal yang ketat.
Hasil Pemeriksaan Propam
UPDATE, serangkaian audit oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa tidak ada satu pun mata rantai yang menghubungkan AKP Pardiman dengan jaringan etomidate. Pemeriksaan meliputi penelusuran komunikasi, transaksi keuangan, hingga keterangan para saksi. "Seluruh parameter tidak menunjukkan indikasi pelanggaran," tegas sumber internal kepolisian yang enggan disebut namanya.
Propam bekerja cepat setelah spekulasi liar merebak di kalangan masyarakat. Mereka memastikan bahwa nama AKP Pardiman muncul secara tidak bertanggung jawab dalam pengakuan seorang tersangka yang kini tengah menjalani proses hukum. Setelah dikonfrontasi dan didalami, pengakuan itu tidak didukung bukti faktual.
Awal Mula Tuduhan Tak Berdasar
KONFIRMASI, tuduhan yang mengarah ke Kasat Narkoba Tangsel berasal dari seorang pengedar yang ditangkap dalam operasi besar bulan ini. Pelaku menyebutkan sejumlah nama yang diklaim sebagai bekingnya, namun setelah interogasi mendalam, klaim tersebut rontok. "Pelaku mencoba mengalihkan perhatian penyidik dengan memfitnah anggota," ungkap seorang penyidik senior.
Polda Metro Jaya memastikan tidak akan membiarkan anggota yang bersih tercemar fitnah. Sebaliknya, mereka juga menegaskan bahwa jika ada anggota yang benar-benar terlibat, hukuman berat menanti. Sikap tegas ini menunjukkan bahwa institusi Bhayangkara berkomitmen pada reformasi transparan.
Etomidate: Ancaman Baru di Balik Obat Anestesi
Etomidate adalah obat sedasi yang dipakai di ruang operasi, namun di tangan sindikat narkoba, zat ini diubah menjadi bius jalanan yang mematikan. Efek samping mengerikan telah memicu kewaspadaan tinggi Polda Metro di seluruh wilayah. Polres Tangsel di bawah AKP Pardiman sebelumnya menjadi ujung tombak penggerebekan gudang-gudang produksi etomidate.
Dalam dua bulan terakhir, jajarannya menyita ribuan ampul etomidate siap edar. Tidak masuk akal apabila pemimpin operasi pemberantasan justru menjadi bagian dari sindikat yang ia perangi. Itulah logika dasar yang dipegang tim pemeriksa internal, dan fakta di lapangan membenarkan asumsi tersebut.
Komitmen Tanpa Pandang Bulu
Polda Metro Jaya menyatakan bahwa status bersih AKP Pardiman bukanlah bentuk pembelaan buta. Jika di kemudian hari ditemukan bukti baru yang sah, proses hukum akan tetap berjalan. "Kami tidak main-main dengan narkoba, apalagi jika melibatkan anggota sendiri," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Saat ini, AKP Pardiman tetap bertugas seperti biasa dan bahkan diperintahkan untuk melipatgandakan upaya pemberantasan peredaran etomidate. Masyarakat Tangsel diimbau untuk tidak mempercayai informasi tak jelas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Langkah ke Depan
KONFIRMASI, lega sudah masyarakat Tangsel yang sempat khawatir institusi penegak hukum mereka terinfiltrasi. Polda Metro berjanji akan terus memonitor ketat setiap pergerakan anggota di lapangan. Program pengawasan melekat dan tes urine acak akan ditingkatkan frekuensinya untuk mencegah penyusupan jaringan narkoba ke dalam tubuh kepolisian. Harapan kini bertumpu pada AKP Pardiman untuk melanjutkan perang melawan sindikat baru yang kian nekat.
Comments (0)