Monday, 24 August 2026 | 08:11 WIB

Polisi Buru Pengendali Dana di Balik Karhutla Kalimantan

Bareskrim Polri tengah memburu sosok yang diduga menjadi otak pendanaan di balik meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan Kalimantan. Tim penyidik mencurigai rangkaian kebaka...

Aug 24, 2026 - 06:03
0 0
Polisi Buru Pengendali Dana di Balik Karhutla Kalimantan

Bareskrim Polri tengah memburu sosok yang diduga menjadi otak pendanaan di balik meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan Kalimantan. Tim penyidik mencurigai rangkaian kebakaran yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir tidak berjalan sendiri. Polisi menduga ada satu pihak yang mengendalikan operasi di balik layar.

Dugaan itu menguat setelah aparat menemukan pola pembakaran yang hampir seragam di beberapa titik lokasi. Titik api muncul di area yang terkesan sengaja dibuka, bukan karena faktor alam. Sejumlah saksi mata bahkan melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi beberapa jam sebelum api mulai membesar.

Kepala Bareskrim Polri menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berjalan hingga menemukan aktor utama. Penyidik tidak berhenti pada pelaku lapangan. Mereka menelusuri rantai perintah, aliran dana, hingga pihak yang paling diuntungkan dari pembukaan lahan secara ilegal.

Polisi juga memeriksa sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi di dekat lokasi kebakaran. Meski belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, sejumlah pejabat perusahaan telah dimintai keterangan. Penyidik menyita dokumen perizinan dan data lahan untuk mencocokkan dengan lokasi titik api.

Langkah itu diambil untuk memperkuat bukti bahwa karhutla kali ini bukan sekadar kebakaran biasa. Polisi ingin membuktikan adanya unsur kesengajaan yang bisa dijerat dengan pasal pidana lingkungan.

Pengendali Tunggal Diduga di Balik Titik Api

Kecurigaan terhadap adanya pengendali tunggal muncul dari kesamaan modus di berbagai lokasi. Di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Timur, aparat menemukan pola yang nyaris identik. Lahan dibakar pada malam hari, lalu api dibiarkan meluas tanpa upaya pemadaman yang berarti.

Warga setempat mengaku sering melihat truk dan alat berat keluar masuk kawasan hutan beberapa hari sebelum kebakaran terjadi. Mereka juga mendengar suara mesin gergaji pada malam hari. Namun, ketika dimintai keterangan, tidak ada yang berani menyebut nama secara terbuka.

Kondisi itu membuat penyidik kesulitan mencari saksi kunci. Banyak warga khawatir akan keselamatan keluarganya jika berbicara. Polisi pun memastikan perlindungan bagi saksi yang bersedia memberikan informasi penting.

Kerugian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat

Kebakaran di Kalimantan tidak hanya menghanguskan hutan. Kabut asap yang ditimbulkan telah menyebar ke kota-kota besar di sekitarnya. Kualitas udara di sejumlah daerah masuk kategori tidak sehat. Sekolah terpaksa diliburkan, dan warga diimbau memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Data sementara menunjukkan ribuan hektare lahan telah terbakar. Kerugian ekonomi diperkirakan sangat besar, belum termasuk dampak jangka panjang terhadap keanekaragaman hayati. Habitat satwa liar seperti orangutan dan bekantan kembali terancam menyusut.

Asap yang menyelimuti kawasan juga menjadi sorotan negara tetangga. Beberapa negara telah menyampaikan kekhawatiran atas penyebaran kabut lintas batas. Pemerintah Indonesia berjanji menangani persoalan ini secara serius dan tuntas.

Penegakan Hukum Menjadi Prioritas

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendukung langkah Bareskrim dalam mengusut kasus ini. Sanksi tegas dinilai penting untuk memberi efek jera bagi pelaku. Undang-undang lingkungan mengancam hukuman berat bagi siapa pun yang membakar lahan secara sengaja.

Polisi mengingatkan bahwa membakar hutan bukanlah jalan keluar bagi kebutuhan lahan. Negara menyediakan jalur legal yang bisa ditempuh oleh perusahaan maupun masyarakat. Mereka yang melanggar akan berhadapan dengan proses hukum tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berjalan. Penyidik belum memberikan tenggat waktu kapan tersangka akan diumumkan. Namun, kepastian bahwa kasus ini tidak berhenti di level pelaku lapangan sudah menjadi komitmen tegas kepolisian.

Perkembangan Terakhir

Update terbaru menyebutkan tim gabungan sedang memeriksa aliran transaksi keuangan dari sejumlah pihak terkait. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dilibatkan untuk menelusuri pergerakan dana mencurigakan. Hasil analisis itu nantinya menjadi salah satu kunci dalam menentukan siapa pemodal di balik kebakaran.

Polisi juga memperluas pemeriksaan ke sektor industri turunan yang bergantung pada pasokan kayu dan hasil hutan. Dugaan sementara, pembakaran dilakukan untuk mempercepat pembukaan lahan demi kepentingan bisnis. Namun, seluruh dugaan itu masih menunggu pembuktian di pengadilan.

Masyarakat diimbau aktif melaporkan aktivitas pembakaran lahan di lingkungan sekitar. Nomor pengaduan telah disediakan oleh pemerintah daerah masing-masing. Kesadaran warga dinilai menjadi benteng pertama dalam mencegah karhutla kembali terjadi.

Kepolisian menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi pihak mana pun yang terlibat. Penegakan hukum akan berjalan transparan dan dapat diawasi publik. Target utamanya jelas, yaitu menuntaskan kasus hingga ke akar persoalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User