Polda Metro Jaya Mediasi Perdamaian Warga dan Keluarga Korban Bentrok

UPDATE TERBARU — Tepat 24 jam pasca-bentrokan berdarah yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Tambak, Menteng, Polda Metro Jaya langsung menginisiasi langkah perdamaian. Mediasi antara perwakilan w...

Jul 28, 2026 - 00:04
0 0
Polda Metro Jaya Mediasi Perdamaian Warga dan Keluarga Korban Bentrok

UPDATE TERBARU — Tepat 24 jam pasca-bentrokan berdarah yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Tambak, Menteng, Polda Metro Jaya langsung menginisiasi langkah perdamaian. Mediasi antara perwakilan warga Pegangsaan dan keluarga korban digelar secara tertutup di Mapolda Metro Jaya pada Senin (27/7).

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri turun langsung memimpin pertemuan tersebut. Langkah ini diambil untuk meredam tensi yang masih tinggi di lapangan pasca-insiden Minggu (26/7) dini hari yang merenggut nyawa K, warga berusia 23 tahun.

Dua Kubu Bertemu, Duka Disampaikan

Ketua RT 08/RW 04 Pegangsaan, Ica Risanggeni, hadir mewakili suara warga. Di seberang meja duduk Dami Renjaan yang ditunjuk keluarga sebagai juru bicara. Suasana mediasi dilaporkan berlangsung kondusif meski diwarnai raut duka mendalam.

Risang membuka pertemuan dengan menyampaikan belasungkawa tulus. Ia menegaskan bahwa tidak ada warga yang menginginkan pertumpahan darah. "Kami semua berduka," ujarnya singkat usai pertemuan.

Fakta-Fakta Kunci Insiden

  • TKP: Jalan Tambak, kawasan Menteng, Jakarta Pusat
  • Waktu: Minggu, 26 Juli, dini hari
  • Korban: K (23 tahun), dinyatakan meninggal di lokasi
  • Mediasi: Senin, 27 Juli, di Mapolda Metro Jaya
  • Pimpinan mediasi: Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri
  • Pihak warga: Ica Risanggeni, Ketua RT 08/RW 04
  • Pihak keluarga: Dami Renjaan, perwakilan keluarga korban

Seruan Kembali Normal

Risang menyampaikan pesan tegas kepada seluruh warga Menteng dan Matraman. Tidak boleh ada aksi balasan. Tidak boleh ada provokasi susulan. Kedua wilayah harus kembali dingin.

Ia bahkan secara khusus mengimbau para pedagang untuk kembali membuka lapak. "Tidak usah takut. Silakan berdagang seperti biasa. Kami sudah berdamai," ujarnya dengan nada meyakinkan. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa keamanan mulai pulih.

Warga yang sempat memilih berdiam diri di rumah kini diharapkan berani beraktivitas. Pasar-pasar tradisional di sekitar Menteng yang sempat sepi mulai menunjukkan geliat.

Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Dami Renjaan mengakui kepedihan yang mendalam. Namun ia dan keluarga besar memilih jalan hukum. Mereka menolak terprovokasi untuk melakukan aksi balas dendam.

"Kami yakin dan percaya penuh kepada aparat. Polisi pasti bekerja profesional dan adil," ujar Dami. Ia menambahkan bahwa keluarga hanya ingin keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sikap legawa ini mendapat apresiasi dari pihak kepolisian. Kapolda Metro Jaya disebut memberikan jaminan penuh bahwa proses hukum akan berjalan transparan. Tidak ada intervensi dan tidak ada yang kebal hukum.

Pengamanan Diperketat

Polda Metro Jaya mengonfirmasi peningkatan patroli di titik-titik rawan. Personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi potensi gesekan susulan. Hingga Senin malam, situasi di Menteng dan sekitarnya dilaporkan kondusif.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi upaya-upaya yang memecah belah warga. Mediasi ini diharapkan menjadi fondasi perdamaian yang kokoh antara kedua kubu.

Proses penyelidikan terhadap pelaku bentrokan terus berjalan. Polisi mengantongi sejumlah bukti dan keterangan saksi mata. Penetapan tersangka akan diumumkan dalam waktu dekat.

Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi tidak terverifikasi yang dapat memperkeruh suasana. Semua pihak diminta menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User