BERITATERCEPAT.COM, MANILA — Gelombang desakan penegakan hukum merebak di Provinsi Pampanga, Filipina. Sebanyak 14 warga dari Kota Candaba secara resmi meminta Biro Investigasi Nasional (National Bureau of Investigation/NBI) untuk turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan berat dalam pelaksanaan proyek penanggulangan banjir di wilayah mereka. Laporan tersebut menyeret nama Wali Kota Candaba, Rene Maglanque, beserta sejumlah entitas yang disinyalir memiliki keterkaitan erat dengannya.
Langkah hukum ini ditempuh melalui tim kuasa hukum warga, yang dipimpin oleh Atty. Faye Singson dan Atty. Joey dela Cruz. Mereka mendatangi markas NBI guna menyerahkan dokumen dan bukti awal terkait penggunaan dana pemerintah yang dinilai tidak wajar dan tidak transparan dalam beberapa proyek infrastruktur pencegahan banjir di kawasan tersebut.
Indikasi Penyelewengan Anggaran Proyek Banjir
Dalam berkas aduan yang diserahkan kepada penyidik NBI, tim pengacara membeberkan indikasi kuat adanya penggelembungan dana, ketidaksesuaian spesifikasi pengerjaan, hingga dugaan pengalihan kontrak kerja kepada perusahaan-perusahaan yang ditengarai terafiliasi dengan orang nomor satu di Candaba tersebut. Candaba dikenal sebagai daerah cekungan yang sangat rentan terhadap bencana banjir saban musim hujan tiba, sehingga alokasi anggaran infrastruktur di wilayah ini bernilai sangat fantastis.
"Klien kami, yang merupakan warga terdampak langsung, merasa hak-hak dasarnya dikorbankan. Penggunaan uang negara untuk proyek krusial seperti penanggulangan banjir harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan tanpa ada benturan kepentingan," tegas Atty. Faye Singson saat memberikan keterangan pers di Manila.
Tuntutan Transparansi dari Warga Candaba
Warga Candaba mengekspresikan kekecewaan mendalam atas kualitas pekerjaan fisik bendungan dan drainase yang dinilai asal-asalan. Meski anggaran besar terus dikucurkan dari tahun ke tahun, bencana banjir tetap menjadi ancaman tahunan yang merugikan perekonomian dan keselamatan ribuan jiwa di kawasan pedesaan Pampanga.
Kuasa hukum warga menekankan pentingnya pemeriksaan independen agar alokasi anggaran publik tidak menguap begitu saja ke kantong pihak-pihak tertentu. Berikut adalah beberapa poin utama yang disorot dalam laporan warga kepada NBI:
- Pemeriksaan Afiliasi Perusahaan: Meminta penelusuran hubungan hukum dan finansial antara kontraktor pemenang tender dengan pihak Wali Kota Rene Maglanque.
- Audit Kerugian Negara: Mendorong audit forensik terhadap realisasi fisik dan alokasi dana proyek drainase serta tanggul banjir.
- Pengujian Kualitas Bangunan: Memeriksa keandalan struktur bangunan penahan banjir yang telah selesai dikerjakan namun dinilai berpotensi gagal fungsi.
Respons Investigasi dan Implikasi Hukum
Pihak NBI mengonfirmasi telah menerima berkas aduan tersebut dan akan segera melakukan evaluasi awal untuk menentukan status penyelidikan. Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, lembaga penegak hukum Filipina tersebut dipastikan akan memanggil para pihak terkait, termasuk Wali Kota Candaba Rene Maglanque beserta para pejabat dinas pekerjaan umum setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Wali Kota Rene Maglanque belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya. Kendati demikian, masyarakat luas mendesak agar proses pemeriksaan berjalan fair, obyektif, dan tanpa intervensi politik demi keadilan warga Pampanga.
Comments (0)