PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan Usai Pekerja Tewas di Jaktim

BREAKING NEWS — PAM Jaya langsung bertindak tegas. Surat peringatan resmi melayang ke PT Moya Indonesia hanya beberapa jam setelah tiga pekerja proyek gorong-gorong di Jakarta Timur ditemukan tewas ...

Jul 12, 2026 - 15:32
0 0
PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan Usai Pekerja Tewas di Jaktim

BREAKING NEWS — PAM Jaya langsung bertindak tegas. Surat peringatan resmi melayang ke PT Moya Indonesia hanya beberapa jam setelah tiga pekerja proyek gorong-gorong di Jakarta Timur ditemukan tewas dalam insiden yang mengguncang.

Detik-Detik Mencekam di Lokasi Proyek

Kecelakaan fatal terjadi di proyek saluran air yang tengah digarap mitra BUMD air minum tersebut. Tiga pekerja dilaporkan tak bisa menyelamatkan diri saat material longsor menimbun area galian gorong-gorong. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama lebih dari tiga jam. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mengeluarkan jasad korban dari kedalaman sekitar empat meter.

Saksi mata menyebut insiden terjadi begitu cepat. Tidak ada peringatan dini. Struktur tanah di sekitar galian tiba-tiba ambrol saat para pekerja masih berada di dalam gorong-gorong. Hingga berita ini diturunkan, identitas ketiga korban sudah dikantongi pihak kepolisian. Mereka adalah warga sekitar yang direkrut sebagai pekerja harian lepas.

Reaksi Keras PAM Jaya

Komisaris Utama PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, turun tangan langsung. Dalam keterangan resmi yang dirilis malam ini, ia menegaskan bahwa kelalaian sekecil apa pun dalam aspek keselamatan tidak akan ditoleransi. Surat peringatan yang dilayangkan bukan sekadar teguran administratif. Ini adalah ultimatum: perbaiki sistem keselamatan kerja atau kontrak diputus sepihak.

Prasetyo menekankan, PAM Jaya akan membentuk tim audit independen untuk mengusut seluruh prosedur K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di proyek-proyek yang dikerjakan PT Moya Indonesia. Hasil audit ini akan menjadi dasar langkah hukum selanjutnya.

Fakta-Fakta Kunci Insiden

  • Lokasi: Proyek gorong-gorong Jakarta Timur, titik pastinya masih diamankan.
  • Korban: Tiga pekerja tewas di tempat, tertimbun longsor galian.
  • Mitra: PT Moya Indonesia, kontraktor yang menggarap proyek saluran.
  • Tindakan: Surat peringatan resmi dilayangkan malam ini.
  • Langkah selanjutnya: Audit menyeluruh standar keselamatan.

Darurat Keselamatan Kerja

Insiden ini kembali menguak borok pengawasan keselamatan di proyek infrastruktur. Gorong-gorong yang seharusnya dibangun dengan standar ketat justru menjadi kubur massal para pekerja. Pengamat konstruksi yang dihubungi terpisah menyebut, kelalaian pemasangan turap penahan tanah sering menjadi penyebab longsor di galian dalam. PT Moya Indonesia wajib membuktikan bahwa mereka sudah mengikuti seluruh protokol.

PAM Jaya menegaskan, ke depan tidak akan ada kompromi. Setiap mitra wajib menyerahkan laporan harian kondisi lapangan. Pengawas internal akan diperbantukan di setiap titik proyek. Korban yang tewas adalah warga kecil pencari nafkah. Kematian mereka harus menjadi pelajaran pahit bagi seluruh pemangku kepentingan.

Investigasi Berlanjut

Kepolisian Resor Jakarta Timur masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi membentang di sekitar lokasi. Alat berat dihentikan operasinya. Pemeriksaan saksi-saksi terus berlangsung. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa. Pasal 359 KUHP tentang kelalaian mengakibatkan matinya orang lain mulai disorot.

Manajemen PT Moya Indonesia belum memberikan pernyataan resmi. Telepon dan pesan yang dilayangkan redaksi belum berbalas. Sementara itu, keluarga korban masih berduka di kediaman masing-masing. PAM Jaya berjanji akan menanggung seluruh biaya pemakaman dan santunan bagi ahli waris.

Kasus ini menjadi ujian integritas bagi program kerja besar PAM Jaya dan pengawasan DPRD DKI. Publik menanti apakah surat peringatan tersebut benar-benar berujung sanksi tegas atau hanya menjadi formalitas yang hilang ditelan waktu.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User