Pakistan Naikkan Harga BBM, Curfew di Mastung Diberlakukan
Pemerintah Pakistan resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar per Rabu (22/7/2026), sementara otoritas keamanan memberlakukan j
Pemerintah Pakistan resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar per Rabu (22/7/2026), sementara otoritas keamanan memberlakukan jam malam tanpa batas waktu di Kecamatan Khud Kocha, Mastung, setelah serangan bersenjata terhadap bus dan ledakan yang merusak jembatan. Dua peristiwa ini menandai eskalasi tekanan ekonomi dan keamanan di negara tersebut.
Kronologi Kejadian
- Serangan terhadap bus penumpang — Sebuah bus jurusan Quetta-Karachi ditembaki oleh pria bersenjata dari perbukitan di kawasan Garo, Khud Kocha. Tiga penumpang tewas dan lima lainnya luka-luka.
- Ledakan merusak jembatan — Di lokasi terpisah di Mastung, sebuah jembatan di Jalan Nasional hancur akibat ledakan, memperparah situasi keamanan di wilayah tersebut.
- Jam malam tanpa batas — Dinas Dalam Negeri Balochistan memberlakukan curfew di Khud Kocha mulai pukul 21.00 waktu setempat, melarang semua aktivitas dan pergerakan warga hingga kondisi normal kembali.
- Kenaikan harga BBM — Pada hari yang sama, Kementerian Perminyakan mengumumkan harga baru bensin menjadi Rs327,12 per liter (naik Rs6,39) dan solar menjadi Rs375,04 per liter (naik Rs7,83), berlaku mulai 23 Juli 2026.
- Mogok nasional ditunda — Asosiasi Pemilik Pompa Bensin Seluruh Pakistan (APPPOA) menunda rencana mogok nasional selama dua pekan setelah bernegosiasi dengan Menteri Perminyakan.
Kenaikan Harga BBM Akibat Konflik Global
Kementerian Perminyakan Pakistan menyatakan bahwa penyesuaian harga ini untuk mengimbangi fluktuasi harga minyak dunia yang dipicu oleh meningkatnya kembali permusuhan regional di Teluk Persia. Sejak pecahnya perang AS-Iran pada 28 Februari lalu, harga solar yang semula Rs281 per liter sempat melonjak ke puncak Rs520,35 pada 3 April. Sementara harga bensin mencapai rekor Rs458,41 per liter pada tanggal yang sama, sebelum akhirnya turun bertahap.
“Kenaikan harga ini merupakan langkah yang tidak bisa dihindari karena harga minyak internasional terus bergerak naik akibat konflik di kawasan,” ungkap seorang pejabat Kementerian Perminyakan yang enggan disebut namanya. Kebijakan penetapan harga harian mulai diterapkan untuk merespons volatilitas pasar yang tinggi.
Serangan dan Respons Keamanan di Mastung
Polisi setempat melaporkan bahwa bus dari perusahaan angkutan swasta itu dalam perjalanan dari Quetta menuju Karachi ketika tiba-tiba mendapat tembakan membabi buta dari sekelompok pria bersenjata yang bersembunyi di perbukitan Garo. Korban jiwa dan luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Distrik (DHQ) Mastung.
“Korban tewas dan luka telah dievakuasi. Tim keamanan dan penyelamat langsung bergerak ke lokasi,” ujar juru bicara Dinas Dalam Negeri Balochistan, Babar Yousafzai.
Yousafzai juga menegaskan bahwa jam malam diberlakukan untuk “menjaga ketertiban dan keselamatan publik”. Pelanggar akan ditindak tegas. Otoritas mengimbau warga untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu dan bekerja sama dengan aparat.
Dalam 48 jam terakhir, militer Pakistan mengklaim telah menewaskan 10 teroris dan menangkap dua pelaku bom bunuh diri wanita beserta seorang fasilitator dalam operasi berbasis intelijen di Mastung dan Surab. Peristiwa ini menunjukkan masih kuatnya jaringan teror di kawasan tersebut.
Dampak Ekonomi dan Keamanan
Kenaikan harga BBM dipastikan akan memicu inflasi lebih lanjut, terutama pada sektor transportasi dan logistik. Sementara itu, jam malam di Khud Kocha mengganggu aktivitas ekonomi lokal dan akses jalan nasional. Kedua kebijakan ini diambil di tengah tekanan publik yang besar terhadap pemerintahan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.
Serangan terhadap bus dan infrastruktur juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga sipil di jalur strategis yang menghubungkan Balochistan dengan Sindh. Langkah militer yang cepat diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik, meskipun curfew tanpa batas waktu menimbulkan keresahan baru.
[SOCIAL_TWEET]: Pakistan naikkan harga bensin dan solar, sementara curfew di Mastung diberlakukan usai serangan bus yang tewaskan 3 orang. #Pakistan #BBM #Keamanan [SOCIAL_TG]: 🇵🇰 BREAKING: Harga BBM Pakistan naik Rp... per liter. Curfew di Mastung setelah 3 tewas dalam serangan bus. Baca berita lengkap di sini.
Comments (0)