Sep 18, 2026
Hukum

NEPAL — Pekerja Korban Banjir Bandang Selamat Usai Terjebak 10 Hari di Terowongan

Isakan tangis haru dan aroma harum karangan bunga menyambut kedatangan Sah saat tiba di kampung halamannya di Distrik Saptari. Pria berusia 30 tahun terseb

NEPAL — Pekerja Korban Banjir Bandang Selamat Usai Terjebak 10 Hari di Terowongan

Isakan tangis haru dan aroma harum karangan bunga menyambut kedatangan Sah saat tiba di kampung halamannya di Distrik Saptari. Pria berusia 30 tahun tersebut baru saja melalui salah satu cobaan paling mengerikan dalam sejarah bencana di Nepal. Ketika tim penyelamat akhirnya menarik tubuhnya dari reruntuhan terowongan yang hancur pada 4 September, pertanyaan pertama yang keluar dari mulutnya justru menunjukkan betapa disorientasi telah mengaburkan kesadarannya selama terisolasi dari dunia luar.

"Saat pertama kali dievakuasi, hal pertama yang saya tanyakan adalah: sudah berapa hari saya di sini?" ujar Sah saat diwawancarai dalam perjalanan pulangnya. Petugas penyelamat menjawab bahwa ia telah terperangkap selama 10 hari penuh. Jawaban itu mengejutkan Sah yang selama ini mengira dirinya baru berada di dalam kegelapan terowongan selama beberapa hari saja.

Detik-Detik Mencekam Datangnya 'Tsunami' Pegunungan

Sah merupakan salah satu dari ratusan pekerja di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang diterjang banjir bandang dahsyat pada 26 Agustus lalu. Bencana skala besar ini dipicu oleh runtuhnya struktur gunung es (glasial) di kawasan perbatasan antara Tiongkok dan Nepal. Sah mengenang bagaimana bencana itu datang tanpa ampun dan dengan kecepatan yang sangat mengejutkan.

"Saya sedang bertugas, lalu tiba-tiba banjir yang tak terayangkan menghantam kami. Gelombangnya menyerupai tsunami dengan ketinggian mencapai puluhan meter," kenang Sah dengan mata berkaca-kaca.

Meskipun pihak manajemen sempat memberikan peringatan dini akan adanya potensi bahaya air bah, waktu yang tersisa terlalu singkat bagi para pekerja untuk melarikan diri dari kejaran air.

  • Peringatan Singkat: Pekerja menerima instruksi evakuasi hanya beberapa menit sebelum air datang.
  • Upaya Penyelamatan: Tim di lapangan sempat mematikan seluruh instrumen mesin untuk menyelamatkan rekan kerja.
  • Kepungan Air: Dalam hitungan detik, arus deras bercampur lumpur menerjang dan menutup seluruh akses keluar terowongan.

Keajaiban Bertahan Hidup dalam Kegelapan Terowongan

Terpisah dari rekan-rekannya yang lain, Sah terisolasi di kedalaman terowongan tanpa pasokan makanan yang memadai dan tanpa kepastian apakah bantuan akan pernah datang. Di tengah situasi yang tampak tanpa harapan tersebut, keyakinan spiritual menjadi satu-satunya pegangan hidup yang menyangganya.

"Saya berhasil bertahan hidup karena keyakinan dan kepercayaan yang mendalam. Saya terus mengumandangkan doa Maha Mantra, dan energi divine yang saya rasakan memberi saya kekuatan untuk terus bernapas," tutur Sah.

Kisah kelangsungan hidup Sah menjadi titik terang yang sangat langka di tengah duka mendalam yang menyelimuti Nepal. Pemerintah mencatat dampak bencana glasial ini telah menelan korban jiwa dalam jumlah yang sangat masif.

Ancaman Krisis Iklim di Pegunungan Himalaya

Skala kerusakan yang ditimbulkan oleh gelombang banjir ini belum pernah disaksikan oleh warga lokal sebelumnya. Para ahli dan otoritas pemerintah Nepal menunjuk pada lonjakan suhu global yang ekstrem sebagai penyebab utama mellehnya es di Pegunungan Himalaya secara abnormal.

Parameter Bencana Data Statistik Resmi
Tanggal Kejadian Utama 26 Agustus
Waktu Evakuasi Sah 4 September (10 Hari Terjebak)
Total Korban Meninggal Dunia Dua dari 1.429+ Jiwa
Jumlah Korban Hilang Lebih dari 5.640 Orang

Kini, kepulangan Sah ke tengah keluarga dipandang sebagai sebuah keajaiban besar. Di tengah ribuan keluarga yang masih meratapi anggota kerabat mereka yang hilang, perjuangan hidup Sah di dalam terowongan gelap menjadi simbol ketabahan manusia di hadapan kemurkaan alam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User