Natar — Mobil Maxim Ringsek Tertabrak Kereta Tanpa Palang Pintu

NATAR, Lampung Selatan — Sebuah mobil taksi online Maxim ringsek parah setelah dihantam kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Sebiay, Kecam

Jul 08, 2026 - 14:48
0 0
Natar — Mobil Maxim Ringsek Tertabrak Kereta Tanpa Palang Pintu

NATAR, Lampung Selatan — Sebuah mobil taksi online Maxim ringsek parah setelah dihantam kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Sebiay, Kecamatan Natar, sore tadi. Tabrakan dramatis yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu dipicu oleh absennya palang peringatan dan pandangan terbatas di titik rawan. Sopir dilaporkan selamat walau mengalami luka lecet, sementara mobil hancur di bagian depan dan terseret hingga 20 meter.

Kronologi Tabrakan Maut

  1. Pukul 15.25 WIB — Mobil Maxim silver dengan nomor polisi BE 1234 XY melaju dari arah Dusun Sebiay menuju pusat Kecamatan Natar.
  2. Sopir, seorang pria berinisial S (38), mengurangi kecepatan saat mendekati perlintasan, namun tetap melanjutkan perjalanan karena tidak ada palang pintu atau sinyal peringatan.
  3. Pukul 15.28 WIB — Dari arah timur, Kereta Api Barang jurusan Tanjung Karang - Palembang melaju dengan kecepatan sekitar 60 km/jam.
  4. Saksi mata, Wawan (45), warga RT 03 Sebiay, menyebut sopir tak melihat kereta karena pandangan terhalang semak belukar di sisi kanan perlintasan.
  5. "Saya dengar klakson kereta berkali-kali, makin keras. Tapi mobil sudah di tengah rel, nggak bisa hindar," ujar Wawan kepada Beritatercepat.
  6. Pukul 15.29 WIB — Benturan dahsyat terjadi. Kereta menghantam bagian depan-kanan mobil dan menyeretnya sejauh 20 meter ke arah barat.
  7. Mobil berhenti dalam kondisi ringsek di bagian depan, kaca pecah, dan asap mengepul dari ruang mesin.
  8. Warga langsung mengevakuasi sopir yang masih dalam kondisi sadar namun mengalami luka robek di dahi dan lecet di lengan.
  9. Pukul 15.35 WIB — Kereta berhenti darurat sekitar 300 meter dari lokasi tabrakan. Masinis dan petugas KAI melapor ke pusat pengendali.
  10. Pukul 16.00 WIB — Unit Lantas Polsek Natar tiba di lokasi, melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Lalu lintas di Jalan Sebiay sempat macet total selama 45 menit.
  11. Mobil dievakuasi menggunakan mobil derek ke Mapolsek Natar. Kereta melanjutkan perjalanan setelah pemeriksaan singkat.
  12. Tidak ada korban jiwa. Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Kondisi Perlintasan Memprihatinkan

Perlintasan di Jalan Sebiay dikenal warga sebagai titik rawan kecelakaan. Tidak ada palang pintu, lampu peringatan, maupun petugas jaga. Pandangan terhalang semak dan tikungan rel menambah risiko. "Sudah tiga kali kecelakaan di sini dalam setahun terakhir, tapi tidak ada perbaikan. Kami sudah lapor ke desa, katanya menunggu anggaran," keluh Wawan.

Data Dinas Perhubungan Lampung Selatan mencatat terdapat 12 perlintasan liar tanpa palang di sepanjang jalur kereta Natar-Tegineneng. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub setempat, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pemasangan palang pintu masih dalam proses koordinasi dengan PT KAI.

Imbauan Pihak Berwenang

Kapolsek Natar, AKP Dwi Lestari, mengimbau pengendara agar selalu berhenti sejenak dan menoleh ke kiri-kanan saat melintasi perlintasan tanpa palang. "Utamakan keselamatan. Jangan memaksakan diri jika sudah terdengar klakson kereta. Kami akan tingkatkan patroli di titik rawan," ujarnya. PT KAI Divre IV Tanjung Karang juga mengingatkan warga untuk tidak mendirikan bangunan atau menanam vegetasi tinggi di sekitar perlintasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User