Merlier Cetak Kemenangan Beruntun di Etape Kedelapan Tour de France

BREAKING — Pembalap Belgia Tim Merlier mengguncang panggung Tour de France dengan kemenangan keduanya secara berturut-turut. Etape kedelapan yang berlangsung sore ini menjadi saksi dominasi sprinter...

Jul 12, 2026 - 08:13
0 0
Merlier Cetak Kemenangan Beruntun di Etape Kedelapan Tour de France

BREAKING — Pembalap Belgia Tim Merlier mengguncang panggung Tour de France dengan kemenangan keduanya secara berturut-turut. Etape kedelapan yang berlangsung sore ini menjadi saksi dominasi sprinter andalan Soudal Quick-Step itu.

Finis Dramatis di Garis Akhir

Di lintasan sepanjang 182 kilometer dari Libourne ke Limoges, Merlier melepaskan akselerasi eksplosif 300 meter menjelang finis. Dengan kecepatan puncak 68,4 km/jam, ia meninggalkan rival-rival utamanya seperti Jasper Philipsen dan Dylan Groenewegen dalam hitungan detik. Catatan waktu resmi menunjukkan ia menyelesaikan etape dalam 4 jam 12 menit 33 detik, unggul setengah ban dari pesaing terdekat.

Kemenangan ini terasa spesial karena jalur menuju Limoges memiliki tanjakan pendek di 5 kilometer terakhir yang biasa menyulitkan sprinter murni. “Saya tidak menyangka bisa melewati tanjakan itu dengan posisi masih di depan. Tim bekerja luar biasa menjaga saya tetap segar,” ujar Merlier seusai podium.

Dua Kemenangan Beruntun, Satu Misi

Sebelumnya, pembalap berusia 32 tahun itu sudah lebih dulu meraih kemenangan pada etape ketujuh di Bordeaux. Dua podium tertinggi secara berurutan ini memperkokoh posisinya sebagai salah satu sprinter paling konsisten musim ini, sekaligus menambah koleksi kemenangan Grand Tour-nya.

  • Etape 7 (Bordeaux): 169,9 km, menang dengan kecepatan rata-rata 45,2 km/jam.
  • Etape 8 (Limoges): 182 km, finis dengan selisih 0,07 detik dari posisi kedua.
  • Rekor sprint 2026: 4 kemenangan WorldTour, termasuk 2 di Tour de France.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi cerdas Soudal Quick-Step. Mereka membentuk lead-out train sempurna yang dipimpin Kasper Asgreen dan Yves Lampaert, melindungi Merlier dari angin samping sebelum melontarkannya pada momen tepat. “Kami tahu Philipsen akan mencoba menyalip dari sisi kiri, jadi kami memblokir jalur itu. Semua berjalan sesuai rencana,” kata directeur sportif tim.

Klasemen dan Target Selanjutnya

Meski dominan di sprint, Merlier masih belum mengancam puncak klasemen umum karena etape datar tidak memberikan celah waktu berarti. Namun, di klasifikasi poin, ia kini memangkas selisih dengan pemegang green jersey menjadi hanya 18 poin. Dengan empat etape datar tersisa, peluangnya merebut jersey hijau semakin terbuka.

Sementara itu, para pesaing seperti Fabio Jakobsen dan Mads Pedersen harus puas berada di posisi ketiga dan kelima. Philipsen, yang sempat dijagokan, justru mengalami kram di 100 meter terakhir dan finis keenam.

Etape kesembilan besok akan kembali menyajikan rute berbukit dari Saint-Léonard-de-Noblat ke Puy de Dôme, yang kemungkinan besar kurang bersahabat bagi sprinter. Namun, Merlier dan timnya sudah menyatakan siap bertarung untuk setiap kesempatan yang ada. “Setiap kemenangan di Tour adalah emas. Kami tidak akan berhenti di sini,” tegasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User