Sep 18, 2026
Hukum

MANILA — Mantan Ketua DPR Martin Romualdez Tetap Ditahan di RS

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina, Martin Romualdez, dipastikan tetap menjalani perawatan medis di bawah pengawasan ketat aparat di Cardi

MANILA — Mantan Ketua DPR Martin Romualdez Tetap Ditahan di RS

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina, Martin Romualdez, dipastikan tetap menjalani perawatan medis di bawah pengawasan ketat aparat di Cardinal Santos Medical Center, San Juan City. Keputusan ini berlaku menyusul belum tuntasnya pertimbangan Divisi ke-3 Pengadilan Anti-Korupsi Filipina (Sandiganbayan) terkait permohonan penahanan rumah sakit atas kasus dugaan penjarahan uang negara (plunder) bernilai fantastis sebesar 7,44 miliar peso.

Romualdez sebelumnya telah resmi ditangkap oleh aparat kepolisian tepat di dalam kamar rawat inapnya. Namun, proses pemindahan politisi senior tersebut ke fasilitas penahanan negara tertunda akibat kondisi kesehatannya yang diklaim belum memungkinkan untuk dipindahkan.

Kronologi Sidang dan Penundaan Eksekusi Penahanan

Proses hukum yang menjerat mantan orang nomor satu di parlemen Filipina ini berlangsung dinamis dengan serangkaian tahapan pemeriksaan legalitas medis di pengadilan khusus tindak pidana korupsi:

  1. Eksekusi Surat Perintah Penangkapan: Tim kepolisian mendatangi Cardinal Santos Medical Center di San Juan City guna mengeksekusi surat penangkapan resmi terhadap Romualdez atas dakwaan korupsi plunder senilai 7,44 miliar peso.
  2. Pengajuan Mosi Darurat: Pihak kuasa hukum Romualdez langsung melayangkan manifestation and urgent motion ke Sandiganbayan agar kliennya diizinkan menjalani penahanan dalam bentuk perawatan rumah sakit (hospital confinement).
  3. Persidangan Status Medis: Sandiganbayan Divisi ke-3 menggelar sidang maraton pada Kamis (10/9/2026) guna mendengarkan keterangan ahli serta argumentasi hukum mengenai urgensi medis terdakwa.
  4. Penundaan Keputusan Final: Mengingat pembahasan belum mencapai kesimpulan utuh, majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang pada keesokan harinya, Jumat (11/9/2026).
"Namun, mengingat persidangan terkait manifestasi dan mosi mendesak dari terdakwa belum selesai hari ini dan akan berlanjut besok, 11 September 2026, maka perawatannya di Cardinal Santos Medical Center akan tetap berlangsung sampai ada perintah lebih lanjut dari pengadilan," tegas Panitera Divisi ke-3 Sandiganbayan, Dennis Pulma, kepada awak media di Manila.

Sorotan atas Kasus Korupsi Bernilai Fantastis

Kasus yang menjerat Martin Romualdez menjadi salah satu skandal korupsi terbesar dalam sejarah politik kontemporer Filipina. Tuduhan plunder atau penjarahan dana publik dengan nilai mencapai 7,44 miliar peso menempatkan sang mantan pejabat tinggi di bawah ancaman hukuman penjara seumur hidup tanpa hak pembebasan bersyarat jika terbukti bersalah.

Kini, publik dan pengamat hukum di Manila menyoroti langkah pengadilan dalam memverifikasi rekam medis independen untuk memastikan terdakwa tidak menggunakan dalih kesehatan guna menghindari sel tahanan umum. Pengawasan kepolisian bersenjata lengkap tetap diberlakukan di area kamar rawat inap rumah sakit hingga putusan resmi dikeluarkan.

  • Status Terdakwa: Resmi berstatus tahanan di bawah yurisdiksi Sandiganbayan.
  • Lokasi Saat Ini: Cardinal Santos Medical Center, San Juan City.
  • Agenda Terdekat: Sidang lanjutan pembacaan putusan permohonan rawat inap pada 11 September 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User