MALANG — Wamen P2MI Resmikan UMM Migrant Center Terlengkap se-Indonesia

MALANG (Beritatercepat.id) – Breaking! Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) langsung tancap gas jadi pusat pelatihan pekerja migran nomor satu di Indonesi

Jul 08, 2026 - 07:11
0 0

MALANG (Beritatercepat.id) – Breaking! Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) langsung tancap gas jadi pusat pelatihan pekerja migran nomor satu di Indonesia. Selasa (7/7/2026), Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meresmikan UMM Migrant Center dengan target ambisius: cetak 500 ribu pekerja migran kompeten hingga 2029.

Gak main-main. Kementerian menobatkan fasilitas di Kampus Putih ini sebagai yang paling lengkap, besar, dan komprehensif dibanding 24 migrant center lain yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia.

Kronologi Peresmian & Target Nasional

  1. Peresmian langsung oleh Wamen P2MI — Dzulfikar Ahmad Tawalla hadir dan meneken langsung operasional UMM Migrant Center sebagai pilot project direktif Presiden.
  2. Roadmap 500 ribu pekerja migran — Pemerintah menargetkan penyiapan tenaga kerja prosedural dan kompeten secara bertahap. UMM ditunjuk sebagai penopang utama pencapaian target nasional ini.
  3. Target jangka pendek 2026: 40.000 pekerja terampil — Kementerian mengejar kuota tahun ini dan menilai UMM paling siap secara infrastruktur dan kurikulum.

Apa yang Bikin UMM Migrant Center Beda?

Wamen P2MI tak ragu menyebut UMM sudah “next level.” Poin krusial yang disorot:

  • Kelas bahasa Jepang hingga level N3 dan N4 — Kesiapan bahasa spesifik ini dinilai vital untuk memenuhi permintaan pasar kerja Jepang.
  • Kurikulum terintegrasi — Tidak sekadar pelatihan teknis, tapi mencakup perlindungan hukum, kesiapan mental, dan budaya kerja negara tujuan.
  • Infrastruktur paling lengkap — Dari 24 migrant center yang dipantau Kementerian P2MI, hanya UMM yang dinilai memiliki sarana-prasarana siap pakai secara holistik.

“Kami sangat mengapresiasi kelengkapan fasilitas, termasuk ketersediaan kelas bahasa Jepang spesifik hingga level N3 dan N4. Ini krusial untuk membantu kementerian mengejar target 40.000 pekerja migran terampil tahun ini,” tegas Dzulfikar di hadapan sivitas UMM.

Dampak Langsung: UMM Jadi Tulang Punggung Program Nasional

Dengan status pilot project, UMM Migrant Center tidak hanya mencetak tenaga kerja, tapi juga akan menjadi model standarisasi pelatihan pekerja migran di Indonesia. Target 500 ribu pekerja hingga 2029 berarti UMM harus memproduksi lulusan siap kerja dalam jumlah masif setiap tahunnya.

Ini bukan sekadar seremoni. Ini sinyal bahwa perguruan tinggi kini jadi garda terdepan dalam diplomasi tenaga kerja Indonesia di kancah global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User