Lamine Yamal Gemilang, Spanyol Hancurkan Arab Saudi 3-1 di Piala Dunia 2026
Atlanta, 22 Juni 2026 — Keajaiban kembali tercipta di Piala Dunia 2026. Penyerang sayap timnas Spanyol, Lamine Yamal, tampil sebagai aktor utama dalam keme
Atlanta, 22 Juni 2026 — Keajaiban kembali tercipta di Piala Dunia 2026. Penyerang sayap timnas Spanyol, Lamine Yamal, tampil sebagai aktor utama dalam kemenangan meyakinkan 3-1 atas Arab Saudi pada laga kedua Grup H di Atlanta Stadium, Senin (22/6) dini hari WIB. Pemain berusia 18 tahun itu mencetak dua gol spektakuler sekaligus membawa La Roja memastikan satu tempat di babak 16 besar.
Dominasi Sejak Menit Awal
Pelatih Luis de la Fuente kembali menurunkan formasi 4-3-3 ofensif dengan trio Yamal, Alvaro Morata, dan Nico Williams di lini depan. Sejak peluit pertama, Spanyol langsung mengurung pertahanan Arab Saudi yang bermain dengan blok rendah. Penguasaan bola 68 persen dan akurasi operan mencapai 91 persen menjadi sinyal jelas bahwa La Roja tidak ingin memberi ruang bagi kejutan seperti yang dialami Argentina di fase grup edisi sebelumnya.
Kronologi Gol
Berikut rangkaian gol yang terjadi sepanjang pertandingan:
- Menit 23: Yamal menerima umpan pendek Pedri di sisi kanan, memotong ke dalam, dan melepaskan tembakan melengkung kaki kiri yang bersarang di sudut jauh gawang Mohammed Al-Owais. Skor 1-0.
- Menit 41: Kejutan! Arab Saudi menyamakan kedudukan lewat sundulan Saleh Al-Shehri memanfaatkan bola mati hasil tendangan bebas Salem Al-Dawsari. Skor 1-1.
- Menit 58: Aksi brilian Yamal. Umpan silang mendatar Pedri dari sisi kiri disambut dengan tendangan first time kaki kanan Yamal yang berdiri bebas di mulut gawang. Gol kedua dan Spanyol kembali unggul 2-1.
- Menit 79: Nico Williams menutup pesta setelah menusuk dari sayap kiri dan melepaskan sontekan mendatar yang tak mampu dihalau kiper. Skor akhir 3-1.
Statistik kunci: Spanyol melepaskan 17 tembakan (8 tepat sasaran), menciptakan 6 peluang emas, dan melakukan 594 umpan sukses. Yamal mencatatkan 2 gol dari 3 tembakan dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
“Saya hanya ingin menikmati setiap menit di lapangan. Gol ini untuk rekan-rekan setim dan seluruh masyarakat Spanyol. Jadi pencetak gol termuda? Itu bonus, tetapi yang utama adalah kemenangan tim,” ujar Yamal dengan senyum khasnya di zona wawancara.
Dampak bagi Spanyol di Grup H
Tambahan tiga poin membuat Spanyol kokoh di puncak klasemen Grup H dengan total 6 poin dari dua laga, unggul selisih gol atas Meksiko yang di laga sebelumnya mengalahkan Selandia Baru 2-0. Hasil ini memastikan La Roja tidak perlu berhitung lagi di laga terakhir kontra Meksiko. “Kami lolos, tetapi kami tidak boleh berpuas diri. Target kami adalah juara grup dan menjaga momentum,” kata de la Fuente dalam konferensi pers.
Lamine Yamal, Si Bocah Ajaib yang Melejit
Yamal (lahir 13 Juli 2007) menjadi pencetak gol termuda di Piala Dunia 2026 dan terus memecahkan rekor demi rekor. Di usianya yang belum genap 19 tahun, ia sudah mencatatkan 11 gol dalam 24 caps bersama timnas senior. Akselerasi, keberanian menggiring bola, dan ketenangan dalam penyelesaian akhir menjadikannya ancaman serius bagi bek lawan mana pun. Penampilannya melawan Arab Saudi semakin mengonfirmasi statusnya sebagai talenta generasi emas Spanyol.
Media lokal menyebutnya ‘akselerator ajaib’ dan ia kini disejajarkan dengan legenda muda seperti Pelé yang juga bersinar di Piala Dunia 1958. Namun, kapten Morata mengingatkan agar semua pihak tidak terlalu membebani pemuda asal akademi La Masia tersebut. “Dia masih anak-anak. Biarkan dia berkembang secara natural,” katanya.
- Poin penting tentang Yamal:
- Menjadi starter reguler di Barcelona sejak 2024
- Mencetak 22 gol di semua kompetisi musim 2025/2026
- Memiliki klausul rilis €1 miliar di kontrak barunya
Reaksi Dunia
Legenda sepak bola Xavi Hernandez, yang pernah melatih Yamal di Barcelona, memuji performa mantan anak asuhnya. “Itu gol yang hanya bisa diciptakan oleh pemain spesial. Dia punya visi dan eksekusi yang sulit diajarkan,” ujarnya dalam program analisis TV Spanyol. Sementara itu, pelatih Arab Saudi Roberto Mancini mengakui keunggulan lawan. “Spanyol terlalu tangguh, dan Yamal adalah perbedaan malam ini,” katanya.
Suporter yang memenuhi Atlanta Stadium – termasuk ribuan diaspora Spanyol – menyambut kemenangan ini dengan gegap gempita. Teriakan “Yamal! Yamal!” menggema ketika sang pemuda meninggalkan lapangan sambil menggendong bola pertandingan sebagai kenang-kenangan.
Dengan lolosnya Spanyol, kini perhatian beralih ke laga pamungkas Grup H melawan Meksiko yang akan digelar di Miami, 26 Juni mendatang. De la Fuente kemungkinan akan merotasi pemain, tetapi Yamal dipastikan tetap jadi starter untuk menjaga ritme.
[SOCIAL_TWEET]: 🔥 Lamine Yamal cetak brace, Spanyol lolos 16 besar Piala Dunia 2026! Bocah ajaib 18 tahun ini bawa La Roja kalahkan Arab Saudi 3-1. Siapakah lawan selanjutnya? #PialaDunia2026 #LamineYamal #Spanyol[SOCIAL_TG]: ⚽️ Lamine Yamal (18) cetak 2 gol, Spanyol menang 3-1 vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026. Tiket 16 besar aman! 🇪🇸
Comments (0)