Kurir Ojol Bawa Kabur Laptop Rp 8,5 Juta Milik Pelaku UMKM di Jakpus
JAKARTA PUSAT — Seorang kurir ojek online (ojol) dilaporkan membawa kabur pesanan laptop milik pelaku UMKM di kawasan Jakarta Pusat. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 8,5 juta.Insiden ini terjadi...
JAKARTA PUSAT — Seorang kurir ojek online (ojol) dilaporkan membawa kabur pesanan laptop milik pelaku UMKM di kawasan Jakarta Pusat. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 8,5 juta.
Insiden ini terjadi saat kurir seharusnya mengantarkan paket laptop pesanan korban ke alamat tujuan. Alih-alih mengantar, kurir tersebut justru tidak bisa dihubungi setelah mengambil pesanan dari titik penjemputan.
Kronologi Kejadian
Sri Mulyatin, pemilik UMKM yang menjadi korban, menceritakan bahwa ia memesan laptop melalui aplikasi belanja online pada awal pekan ini. Laptop tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung operasional usaha yang ia kelola.
Pesanan diterima oleh kurir ojol pada siang hari. Namun setelah beberapa jam, nomor telepon kurir tidak lagi aktif. Status pengiriman di aplikasi juga tidak menunjukkan perubahan berarti.
- Korban memesan laptop senilai Rp 8,5 juta
- Kurir mengambil paket dari titik penjemputan
- Kurir tidak bisa dihubungi setelah pesanan diambil
- Status pengiriman mandek di aplikasi
Langkah Polisi
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku berdasarkan data yang terdaftar di aplikasi ojol.
Penyidik kini melakukan penelusuran lebih lanjut untuk menemukan keberadaan kurir dan barang bukti laptop yang raib. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya motif penipuan sejak awal.
Imbauan untuk Pengguna
Kejadian ini menjadi peringatan bagi pengguna jasa pengiriman untuk lebih cermat memantau status pesanan. Berikut langkah antisipasi yang disarankan:
- Pantau status pengiriman secara berkala
- Simpan bukti transaksi dan nomor resi
- Lapor segera jika ada kejanggalan
- Gunakan fitur verifikasi identitas kurir
Sementara itu, manajemen perusahaan ojol terkait menyatakan akan membantu proses investigasi. Mereka juga tengah melakukan peninjauan internal terhadap kurir yang terlibat.
Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di wilayah Jakarta. Polisi mengimbau masyarakat yang mengalami kejadian serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui hotline pengaduan.
Investigasi masih berlangsung. Perkembangan terbaru akan diupdate seiring temuan baru dari pihak berwajib.
Comments (0)