Ketum Viking Persib Sambut Positif Rencana Pencabutan Larangan Away
SINYAL HIJAU dari otoritas sepak bola nasional langsung disambar oleh pentolan suporter. Wacana pencabutan aturan larangan suporter tandang—yang telah memb
SINYAL HIJAU dari otoritas sepak bola nasional langsung disambar oleh pentolan suporter. Wacana pencabutan aturan larangan suporter tandang—yang telah membungkam tribun selama dua tahun terakhir—disambut positif oleh Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar. Dalam pernyataan eksklusif yang diterima redaksi hari ini, Tobias menyebut langkah relaksasi ini sebagai "obat bagi rivalitas sehat yang nyaris mati suri."
Kronologi Munculnya Wacana Relaksasi
Isyarat pelonggaran aturan suporter away tidak muncul tiba-tiba. Berikut rangkaian peristiwa yang membuka tabir perubahan kebijakan ini:
- 12 Mei 2026 — Tragedi Kanjuruhan memicu pembekuan total izin suporter tandang di seluruh kompetisi resmi Indonesia melalui Instruksi Kapolri dan regulasi PSSI pascatragedi.
- Awal September 2026 — Asosiasi klub dan suporter menyuarakan evaluasi, menilai aturan "no away fans" meredupkan atmosfer pertandingan dan menurunkan pendapatan tiket serta ekonomi keramaian.
- Pekan ini — Sumber internal PSSI dan Mabes Polri menyebut pembahasan terbatas mengenai skema relaksasi sudah mulai bergulir, dengan syarat ketat: setiap suporter wajib terdata, perjalanan terkoordinasi, dan zona khusus tamu di stadion disiapkan.
Respons Cepat Viking Persib: Kembalikan Nyali Tribun
Hanya berselang jam setelah sinyalemen relaksasi mencuat, Tobias Ginanjar angkat bicara. Berikut poin utama pernyataannya:
- Sambutan tanpa syarat: “Kami, Viking Persib Club, menyambut positif wacana ini. Selama dua tahun kami hanya bisa bernyanyi di kandang sendiri. Rivalitas tanpa kehadiran suporter lawan rasanya hambar,” ujar Tobias penuh semangat.
- Jaminan keamanan bukan halangan: Tobias menegaskan, Viking siap bekerja sama dengan kepolisian dan panitia pelaksana untuk memastikan suporter tamu yang hadir terverifikasi, tidak membawa flare ilegal, dan berada di sektor khusus yang steril.
- Dorongan ekonomi kreatif: Ia menyoroti multiplier effect dari suporter away—hotel, transportasi, kuliner lokal—yang selama ini hilang.
Tiga Syarat Utama yang Digarisbawahi
Meski girang, Tobias tak menutup mata. Ia mendesak agar tiga prinsip ini tertuang hitam di atas putih dalam regulasi baru:
- Pendaftaran terpusat — setiap suporter tandang wajib terdaftar dalam manifest resmi klub dan aparat, bukan rombongan liar.
- Pemisahan jalur masuk dan exit — untuk menghindari bentrok, jalur kedatangan, tribun, dan kepulangan suporter tamu harus dipisah sepenuhnya dari home fans.
- Sanksi tegas bagi pelanggar — baik individu maupun kelompok yang memprovokasi wajib ditindak cepat agar kejadian masa lalu tidak terulang.
Deklarasi Viking ini memantik reaksi beruntun. Sejumlah pentolan suporter tim lain mulai menyatakan sikap serupa. Wacana yang semula hanya bisik-bisik kini menjelma isu sentral menjelang musim depan. Otoritas diharapkan segera merilis payung hukum agar tribun tandang kembali bergemuruh—tanpa mengorbankan nyawa.
Comments (0)