Kemensos dan Bank Mandiri Guncang Desa Karanganyar dengan UMKM Sablon

BARU SAJA — Kementerian Sosial (Kemensos) dan Bank Mandiri mengumumkan kolaborasi strategis di Desa Karanganyar, Borobudur, Jawa Tengah. Program ini menyasar pemberdayaan UMKM melalui bantuan usaha ...

Jul 19, 2026 - 13:35
0 0
Kemensos dan Bank Mandiri Guncang Desa Karanganyar dengan UMKM Sablon

BARU SAJA — Kementerian Sosial (Kemensos) dan Bank Mandiri mengumumkan kolaborasi strategis di Desa Karanganyar, Borobudur, Jawa Tengah. Program ini menyasar pemberdayaan UMKM melalui bantuan usaha sablon dan pelatihan desain. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan ekonomi desa pasca pandemi.

Fokus Program: Sablon dan Desain

Kedua lembaga memberikan paket lengkap alat sablon modern serta pelatihan intensif desain grafis. Peserta berasal dari kelompok usaha mikro dan pemuda setempat. Targetnya: menciptakan produk lokal bernilai jual tinggi dan membuka lapangan kerja baru.

  • Bantuan alat sablon senilai lebih dari Rp 500 juta disalurkan langsung ke 20 UMKM binaan.
  • Pelatihan desain berlangsung selama 3 minggu dengan instruktur profesional dari Bank Mandiri dan Kemensos.
  • Peserta diwajibkan mengikuti sertifikasi kompetensi agar siap memasuki pasar digital.

Dampak Langsung: Ekonomi Desa Berputar

Kepala Desa Karanganyar, Sutrisno, mengkonfirmasi bahwa 80% peserta sudah mulai menerima pesanan dalam dua pekan terakhir. "Ini bukan sekadar bantuan, tapi pengungkit ekonomi desa," ujarnya. Produk sablon mereka sudah dipasarkan melalui marketplace dan toko oleh-oleh Borobudur.

Data sementara menunjukkan peningkatan omzet UMKM peserta hingga 40% dalam bulan pertama. Program ini sekaligus menjadi pilot project nasional pemberdayaan desa berbasis ekonomi kreatif.

Kunci Kolaborasi: Kecepatan dan Akurasi

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menekankan pentingnya kecepatan eksekusi. "Kami tidak ingin program mengendap. Semua bantuan harus langsung terpakai dan menghasilkan," tegasnya dalam konferensi pers, Rabu (19/7). Sementara itu, Direktur Eksekutif Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menambahkan bahwa pihaknya menyediakan akses kredit lunak bagi UMKM yang sudah mengikuti pelatihan.

  • 20 unit mesin sablon digital sudah terinstall di desa.
  • 50 pemuda dilatih menjadi desainer grafis lokal.
  • Program ini akan diperluas ke 50 desa wisata lain di Jawa Tengah pada tahun depan.

Saksi mata di lokasi melaporkan antusiasme warga yang mengikuti pelatihan sejak pagi. Salah satu peserta, Wati, mengatakan: "Saya bisa dapat penghasilan tambahan Rp 1-2 juta per bulan. Ini mengubah hidup saya." Dengan kolaborasi ini, Desa Karanganyar diharapkan menjadi pusat UMKM sablon Borobudur dalam waktu dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User