Kemendagri Instruksikan Pasar Murah Massal, Harga Beras-Minyak Wajib Turun

Langkah darurat langsung diambil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meredam gejolak harga pangan. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh peme...

Jul 28, 2026 - 05:40
0 0
Kemendagri Instruksikan Pasar Murah Massal, Harga Beras-Minyak Wajib Turun

Langkah darurat langsung diambil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meredam gejolak harga pangan. Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) dan Perum Bulog untuk menggelar Gerakan Pangan Murah secara masif. Operasi ini menyasar komoditas vital: beras dan minyak goreng, yang harganya mulai merangkak naik menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Fakta Kunci Instruksi

  • Operasi pasar murah digelar serentak di 514 kabupaten/kota mulai 28 Juli 2026.
  • Target penurunan: harga beras medium ke Rp 10.500/kg dan minyak goreng curah ke Rp 14.000/liter.
  • Bulog menyiapkan stok 15.000 ton beras dan 3 juta liter minyak goreng untuk didistribusikan.
  • Setiap titik pasar murah wajib melayani minimal 1.000 kepala keluarga.
  • Pasar murah berlangsung hingga 10 Agustus 2026, tepat satu hari sebelum puncak HUT RI.

‘Ini bukan permintaan, ini perintah. Kami tidak ingin ada daerah yang lengah,’ tegas Tomsi Tohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). ‘Gerakan Pangan Murah adalah benteng terakhir menjaga daya beli masyarakat. Harga beras dan minyak goreng tidak boleh menjadi beban di tengah euforia kemerdekaan.’

Monitoring Ketat dan Sanksi

Kemendagri tidak main-main. Inspektorat Jenderal akan mengerahkan tim pemantau ke seluruh provinsi. Daerah yang gagal merealisasikan pasar murah sesuai target bakal dikenai sanksi administratif, mulai dari teguran keras hingga pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU). ‘Kami akan terus update realisasi harian melalui dashboard khusus. Tidak boleh ada manipulasi data,’ tambah Tomsi.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi respons langsung atas kenaikan harga beras yang dalam sebulan terakhir melonjak 5,2% di beberapa wilayah sentra konsumsi, serta minyak goreng yang kembali menyentuh Rp 17.000 per liter. Dengan operasi ini, pemerintah menargetkan inflasi volatile food bisa ditekan ke level 1,5% pada Agustus.

Masyarakat diimbau memanfaatkan momentum ini. Daftar lokasi pasar murah akan diumumkan melalui website resmi pemda masing-masing dan aplikasi milik Bulog. ‘Kami minta warga tidak panic buying. Stok melimpah, harga pasti lebih rendah dari pasar,’ pungkas Tomsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User