Monday, 24 August 2026 | 10:01 WIB

Kebakaran Landa Desa Adat Sade di Lombok

BREAKING: Kebakaran BARU SAJA melanda Desa Adat Sade di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Api dilaporkan menghanguskan sejumlah bangunan di permukiman adat tersebut.Peristiwa ini terjadi dalam bebera...

Aug 23, 2026 - 23:53
0 0
Kebakaran Landa Desa Adat Sade di Lombok

BREAKING: Kebakaran BARU SAJA melanda Desa Adat Sade di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Api dilaporkan menghanguskan sejumlah bangunan di permukiman adat tersebut.

Peristiwa ini terjadi dalam beberapa jam terakhir. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku menjinakkan api. Belum ada konfirmasi resmi soal jumlah rumah yang terbakar maupun korban jiwa.

Tim pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi. Beberapa armada dikerahkan untuk membendung meluasnya api. Warga sekitar turut membantu proses pemadaman secara manual.

Desa Adat Sade: Permukiman Tradisional yang Rentan Api

Desa Adat Sade merupakan ikon wisata budaya di Lombok Tengah. Kawasan ini dikenal sebagai permukiman asli masyarakat Suku Sasak. Arsitektur tradisionalnya dipertahankan hingga hari ini.

Hampir seluruh rumah di desa ini berdinding anyaman bambu. Atapnya terbuat dari alang-alang kering yang sangat mudah terbakar. Dalam hitungan menit, api bisa merambat dari satu atap ke atap lainnya.

Jarak antar rumah yang berdekatan mempercepat penjalaran api. Angin kering khas musim kemarau juga berpotensi memperbesar kobaran. Kombinasi itu membuat kawasan ini rawan kebakaran besar.

Material bangunan yang alami memang menjadi daya tarik wisata. Namun di sisi lain, material tersebut menyimpan risiko tinggi. Kondisi ini kerap menjadi kekhawatiran para pemerhati budaya.

Evakuasi dan Respons Petugas

Warga sekitar dilaporkan melakukan evakuasi mandiri sejak api mulai membesar. Barang-barang berharga dipindahkan ke area yang dinilai aman. Sebagian warga terlihat mengungsikan ternak ke lokasi lebih terbuka.

Saksi mata menyebut kepanikan sempat terjadi di tengah permukiman. Asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh. Suara warga berteriak saling memanggil mewarnai proses penyelamatan.

Aparat desa langsung bersiaga di lokasi kejadian. Jalur akses menuju desa dikawal ketat. Tujuannya agar mobil pemadam bisa melintas tanpa hambatan.

Petugas gabungan dari berbagai instansi dikerahkan. Tim pemadam, kepolisian, hingga relawan bencana turun ke lapangan. Koordinasi dilakukan di posko darurat yang didirikan di dekat lokasi.

Potensi Kerugian Material

Kerugian material diperkirakan tidak kecil. Rumah adat Sade bukan sekadar tempat tinggal. Setiap bangunan merupakan aset budaya bernilai tinggi yang dibangun dengan bahan alami.

Di dalam rumah adat, warga biasa menyimpan hasil tenun. Kain tenun khas Sade menjadi sumber penghidupan utama keluarga. Jika ikut terbakar, dampak ekonominya terasa berlipat ganda.

Belum ada angka pasti soal jumlah bangunan yang rusak. Petugas masih melakukan pendataan menyeluruh di lokasi. Data resmi diperkirakan keluar dalam beberapa jam ke depan.

Kerajinan anyaman dan gerabah juga umum disimpan di dalam rumah. Benda-benda itu bernilai ekonomis sekaligus historis. Kehilangannya akan menjadi pukulan ganda bagi warga setempat.

Belum Ada Laporan Korban Jiwa

Hingga laporan terakhir, belum ada informasi soal korban jiwa. Sebagian besar warga berhasil menyelamatkan diri sebelum api meluas. Proses pemadaman berlangsung relatif cepat berkat respons awal.

Tim medis tetap disiagakan di sekitar lokasi kejadian. Rumah sakit terdekat diminta menyiapkan layanan darurat. Ini langkah antisipasi bila sewaktu-waktu dibutuhkan pertolongan.

Warga lanjut usia dan anak-anak mendapat prioritas evakuasi. Petugas memastikan seluruh penghuni rumah terdampak telah keluar. Pemeriksaan ulang terus dilakukan demi keamanan bersama.

Penyebab Masih Diselidiki

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim gabungan akan melakukan olah tempat kejadian setelah api padam. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi belum dapat dipastikan.

Pihak berwenang meminta publik bersabar menunggu hasil penyelidikan. Spekulasi yang beredar di media sosial tidak dapat dijadikan rujukan. Semua fakta akan diumumkan setelah investigasi tuntas.

Warga dan wisatawan diminta tidak mendekati lokasi terdampak. Area sekitar telah dipasang garis pengaman. Hal ini untuk melancarkan proses pemadaman dan pendataan kerusakan.

Dampak pada Pariwisata

Desa Adat Sade adalah daya tarik utama pariwisata Lombok. Ribuan wisatawan mengunjungi desa ini setiap tahunnya. Kejadian ini berpotensi mengganggu aktivitas wisata dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah agen perjalanan mulai menyesuaikan jadwal kunjungan. Pemandu wisata lokal juga memantau perkembangan di lapangan. Normalisasi kawasan akan bergantung pada cepatnya proses pemulihan.

Pemerintah daerah diharapkan bergerak cepat membantu warga. Bantuan logistik dan material pembangunan sangat dibutuhkan. Warga pun berharap perhatian terhadap warisan budaya ini tidak surut.

UPDATE: Beritatercepat akan terus memantau perkembangan di lokasi. Informasi resmi dari pihak berwenang akan diperbarui segera setelah tersedia. Pantau terus kanal kami untuk kabar terbaru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User