KDM Murka: CCTV Nihil di TKP Satpam Jatiluhur Tewas Diborgol

PURWAKARTA, DETIK INI JUGA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengguncang manajemen Perum Jasa Tirta II. Kemarahan itu meledak setelah seorang petugas keamanan di Bendungan Jatiluhur ditemukan tewas...

Jul 28, 2026 - 02:43
0 0
KDM Murka: CCTV Nihil di TKP Satpam Jatiluhur Tewas Diborgol

PURWAKARTA, DETIK INI JUGA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengguncang manajemen Perum Jasa Tirta II. Kemarahan itu meledak setelah seorang petugas keamanan di Bendungan Jatiluhur ditemukan tewas dengan tangan terborgol. Lebih mengejutkan, tak satu pun kamera pengawas terpasang di lokasi kejadian.

Pernyataan tegas dilontarkan Dedi Mulyadi dalam kunjungannya ke Purwakarta. Ia tak habis pikir sebuah infrastruktur vital seperti Waduk Jatiluhur bisa begitu rentan tanpa sistem pengawasan memadai. "Ini kelalaian fatal," tegasnya, menyorot absennya CCTV yang seharusnya menjadi standar keamanan minimal.

Kronologi Mengejutkan

Insiden nahas itu terkuak saat rekan kerja korban mendapati jasad satpam malang tersebut dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya tenggelam di area waduk dengan tangan terikat borgol. Hingga kini, penyidik masih merangkai motif dan pelaku di balik pembunuhan sadis ini. Namun satu hal yang pasti, titik tempat kejadian perkara sama sekali tidak dipantau kamera.

Dedi Mulyadi menekankan, kelemahan ini membuka celah besar bagi tindak kriminal. "Waduk ini aset nasional, bukan sembarang tempat," ujarnya. Ia mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan yang dinilai sudah kedaluwarsa.

Fakta Kunci

  • Korban: Satpam Perum Jasa Tirta II ditemukan tewas ditenggelamkan.
  • Kondisi: Tangan terborgol, menunjukkan indikasi kuat pembunuhan.
  • Lokasi: Area Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
  • Keamanan: Nihil CCTV di sekitar titik kejadian.
  • Reaksi: Gubernur Jabar mengultimatum manajemen untuk segera berbenah.

Respons Manajemen

Hingga berita ini ditulis, pihak Perum Jasa Tirta II belum memberikan pernyataan resmi. Dedi Mulyadi menegaskan akan memanggil direksi jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret. Ia bahkan mengancam akan merekomendasikan audit keamanan oleh tim independen dari Pemprov Jabar.

"Jangan sampai nyawa melayang lagi hanya karena kita lengah memasang alat pemantau," tegasnya. Publik pun menanti gerak cepat manajemen yang kini berada di bawah sorotan tajam.

Desakan Publik

Kasus ini memicu kemarahan warga sekitar. Banyak yang mempertanyakan anggaran keamanan yang selama ini digelontorkan. Apakah hanya menjadi pos fiktif jika alat sesederhana CCTV pun tidak tersedia? Dedi Mulyadi berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk memastikan pelaku pembunuhan segera tertangkap.

Proses evakuasi dan olah TKP masih berlangsung. Petugas kepolisian terus mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi. Namun tanpa rekaman visual, upaya pengungkapan kasus diperkirakan akan menemui jalan terjal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User