Kasat Narkoba Tangsel dan 5 Anak Buah Terjerat Etomidate

JAKARTA — Skandal besar mengguncang Polres Tangerang Selatan. Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Pardiman, bersama lima anak buahnya resmi teridentifikasi sebagai pengguna etomidate, zat anestesi be...

Jul 27, 2026 - 22:18
0 0
Kasat Narkoba Tangsel dan 5 Anak Buah Terjerat Etomidate

JAKARTA — Skandal besar mengguncang Polres Tangerang Selatan. Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Pardiman, bersama lima anak buahnya resmi teridentifikasi sebagai pengguna etomidate, zat anestesi berbahaya yang disalahgunakan sebagai narkotika.

Pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Bareskrim Polri dalam konferensi pers yang digelar sore ini. AKP Pardiman diduga kuat bukan sekadar pemakai, melainkan juga berperan sebagai pengendali peredaran zat terlarang tersebut di lingkungan internal kepolisian.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan bermula dari operasi senyap yang dilakukan Divisi Propam dan Bareskrim selama dua pekan terakhir. Tim gabungan mengendus kejanggalan pola kerja Satresnarkoba Tangsel yang kerap lolos dari pengawasan rutin.

Saat digerebek di sebuah rumah singgah di kawasan Pamulang, petugas menemukan barang bukti berupa puluhan ampul etomidate siap pakai, alat suntik, serta uang tunai ratusan juta rupiah. Enam orang diamankan, seluruhnya merupakan personel aktif Polres Tangsel.

Etomidate: Ancaman Baru

Etomidate merupakan obat bius yang lazim digunakan dalam prosedur medis. Namun dalam dua tahun terakhir, zat ini marak disalahgunakan karena memberikan efek euforia dan halusinasi singkat. Yang lebih mengkhawatirkan, etomidate tidak termasuk dalam golongan narkotika konvensional sehingga celah hukum kerap dimanfaatkan para pelaku.

Bareskrim menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan. Seluruh tersangka telah menjalani tes urine dan hasilnya positif mengandung metabolit etomidate. Proses mutasi dan pemberhentian tidak hormat terhadap keenam oknum tersebut kini tengah berjalan.

Respons Pimpinan

Kapolda Metro Jaya menyatakan kekecewaan mendalam atas insiden ini. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran narkotika oleh penegak hukum. "Bersih-bersih internal akan terus digencarkan," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel belum memberikan keterangan resmi. Sumber internal menyebutkan bahwa AKP Pardiman telah dinonaktifkan sejak awal penyelidikan dan posisinya kini dijabat oleh pejabat sementara.

Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus yang mengiris kepercayaan terhadap institusi kepolisian ini. Sidang etik dijadwalkan berlangsung pekan depan, sementara berkas perkara pidana tengah dirampungkan penyidik Bareskrim. Ancaman hukuman maksimal menanti para pelaku, termasuk pasal pemberatan karena dilakukan oleh aparat penegak hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User