Monday, 24 August 2026 | 10:02 WIB

Kasal: Kondisi Asap Kalsel Tak Separah Kabar di Medsos

BARU SAJA, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menilai bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan tidak separah yang selama ini ramai diberitakan di m...

Aug 24, 2026 - 07:01
0 0
Kasal: Kondisi Asap Kalsel Tak Separah Kabar di Medsos

BARU SAJA, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menilai bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan tidak separah yang selama ini ramai diberitakan di media sosial. Penilaian itu disampaikan setelah ia turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Kasal tidak ingin menyimpulkan keadaan hanya dari kabar yang belum tentu akurat.

Kunjungan dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kualitas udara. Banyak unggahan di media sosial memperlihatkan kabut asap pekat yang diklaim terjadi di sejumlah wilayah. Namun, hasil peninjauan langsung menunjukkan gambaran yang berbeda dari narasi yang beredar.

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan menjadi perhatian nasional dalam beberapa pekan terakhir. Kabut asap sempat mengganggu aktivitas warga, termasuk di sektor transportasi dan pendidikan. Pemerintah pun mengerahkan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan di titik-titik rawan.

Kronologi Kunjungan Kasal

Kasal tiba di lokasi menggunakan jalur udara untuk memantau sebaran titik api dari ketinggian. Pemantauan udara dilakukan agar gambaran luas wilayah terdampak bisa terlihat jelas. Setelah itu, ia langsung menuju titik darat untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

Dalam pertemuan dengan warga, Kasal mendengarkan keluhan dan harapan mereka. Banyak warga berharap penanganan dipercepat agar kabut asap segera hilang. Kasal memastikan seluruh kekuatan yang ada akan dimaksimalkan.

Peninjauan Langsung ke Titik Terdampak

Laksamana Muhammad Ali mendatangi kawasan yang dilaporkan mengalami kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Dalam kunjungan tersebut, ia mengamati langsung kondisi udara, titik api, serta kesiapan personel di lapangan. Ia juga berdialog dengan warga dan aparat yang bertugas melakukan penanggulangan.

Dari hasil pemantauan tersebut, Kasal menyimpulkan bahwa skala bencana asap tidak sebesar yang digambarkan di berbagai unggahan. Kondisi di lapangan dinilai masih dalam kendali. Meski demikian, penanganan tetap harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Fakta Lapangan vs Kabar di Media Sosial

Perbedaan antara fakta di lapangan dan narasi di media sosial menjadi sorotan utama. Kasal menegaskan pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Kabar yang tidak akurat berpotensi memicu kepanikan yang justru memperumit upaya penanggulangan.

Ia mengakui kebakaran hutan dan lahan memang terjadi di sejumlah titik. Namun, tingkat keparahannya harus dilihat dari data yang valid. Potongan video atau foto yang beredar bisa menimbulkan kesan berlebihan dan tidak menggambarkan kondisi utuh.

Peran TNI AL dalam Penanggulangan

TNI Angkatan Laut ikut bergerak dalam upaya penanggulangan kebakaran. Personel dikerahkan untuk membantu pemadaman titik api. Dukungan peralatan dan logistik juga disiapkan agar operasi di lapangan berjalan optimal.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus diperkuat. Langkah ini dilakukan agar penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Kehadiran Kasal di lapangan menjadi sinyal keseriusan TNI AL dalam merespons bencana.

Evakuasi dan Kesiapsiagaan

Tim gabungan tetap bersiaga menghadapi kemungkinan meluasnya kebakaran. Rencana evakuasi warga disiapkan sebagai langkah antisipasi. Fasilitas kesehatan juga diminta memperhatikan warga yang rentan terhadap dampak kabut asap.

Kasal menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Setiap perkembangan di lapangan akan terus dipantau. Jika kondisi memburuk, seluruh perangkat siaga akan segera dikerahkan.

Imbauan untuk Masyarakat

Kasal mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta publik menyaring kabar yang beredar di media sosial. Sumber resmi tetap menjadi rujukan utama dalam menyikapi perkembangan bencana.

Masyarakat juga diminta ikut menjaga lingkungan dan melaporkan titik api di sekitarnya. Partisipasi warga sangat membantu percepatan penanganan. Dengan kerja sama semua pihak, dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin.

Langkah Lanjutan

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur. TNI AL berkomitmen mendukung penuh upaya pemadaman dan pemulihan wilayah terdampak. Informasi aktual dari lapangan akan terus diperbarui.

Kasal berharap kondisi segera membaik dan aktivitas masyarakat kembali normal. Kecepatan respons dan akurasi informasi menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Publik diminta mengikuti perkembangan resmi dari kanal yang kredibel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User