Sep 17, 2026
Bangka Belitung

Jenazah Tiga ASN Korban KKB Muliama Diterbangkan ke Kupang

Duka mendalam menyelimuti keluarga dan jajaran pemerintah daerah setelah tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) gugur dalam serangan brutal yang dilancarka

Jenazah Tiga ASN Korban KKB Muliama Diterbangkan ke Kupang

Duka mendalam menyelimuti keluarga dan jajaran pemerintah daerah setelah tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) gugur dalam serangan brutal yang dilancarkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, wilayah Papua Pegunungan. Jenazah para abdi negara tersebut kini telah dievakuasi dan diterbangkan menuju kampung halaman mereka di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Insiden berdarah ini terjadi saat para korban sedang menjalankan tugas pelayanan publik untuk masyarakat pedalaman. Ketiganya diserang secara mendadak dalam perjalanan pulang menuju Wamena usai menyerahkan bantuan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa ternak.

Kronologi Penghadangan dan Penembakan di Distrik Muliama

Peristiwa tragis ini bermula ketika rombongan ASN baru saja menyelesaikan agenda resmi kedinasan di pelosok. Berikut rentang waktu dan kronologi insiden maut tersebut:

  1. Pukul 10.00 WIT: Tim ASN tiba di salah satu kampung di Distrik Muliama untuk mendistribusikan langsung bantuan hewan ternak kepada kelompok tani lokal sebagai bagian dari program ketahanan pangan daerah.
  2. Pukul 13.30 WIT: Rombongan bertolak kembali menuju pusat kota di Wamena dengan melintasi jalur darat yang membelah kawasan perbukitan dan hutan lebat.
  3. Pukul 14.45 WIT: Saat melintasi area sepi dan rawan di Muliama, kendaraan yang ditumpangi para korban dihadang oleh kelompok bersenjata api yang diduga kuat merupakan anggota KKB wilayah setempat.
  4. Pukul 15.00 WIT: Tanpa peringatan, kelompok penyerang melepaskan tembakan beruntun ke arah kendaraan, mengakibatkan tiga orang ASN tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka tembak fatal.
"Para korban adalah petugas sipil yang murni menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan masyarakat. Penyerangan terhadap aparatur yang sedang menyalurkan bantuan untuk rakyat adalah tindakan biadab yang tidak dapat ditoleransi," tegas perwakilan aparat keamanan setempat dalam keterangan persnya.

Proses Evakuasi dan Pemulangan Jenazah Menuju Kupang

Usai menerima laporan serangan dari warga sekitar, aparat gabungan TNI-Polri segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan area serta mengevakuasi para korban. Medan yang berat serta cuaca yang berkabut sempat menjadi tantangan dalam proses penyelamatan.

Seluruh jenazah berhasil dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena untuk menjalani proses visum dan pemulasaraan medis. Setelah proses identifikasi dan koordinasi bersama pihak keluarga tuntas, jenazah diberangkatkan melalui jalur udara menggunakan pesawat dari Bandara Wamena menuju Bandara Sentani Jayapura, sebelum diterbangkan langsung ke Kupang, NTT.

Pengejaran Pelaku dan Peningkatan Keamanan

Aparat keamanan kini telah meningkatkan status siaga di sepanjang jalur penghubung antar-distrik di Papua Pegunungan. Tim gabungan terus melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok pelaku penembakan yang melarikan diri ke dalam hutan usai melancarkan aksinya.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh ASN dan relawan kemanusiaan untuk senantiasa berkoordinasi dengan aparat kepolisian saat hendak melakukan perjalanan dinas melintasi kawasan-kawasan yang tergolong rawan gangguan keamanan bersenjata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User