JAKARTA — Ribuan umat Muslim memadati Masjid Istiqlal sejak Rabu (25/3) petang

Kronologi Ibadah Malam Puncak 17.30 WIB — Panitia mulai membuka akses utama dan memasang pembatas tambahan di area pelataran untuk mengantisipasi lonj

Jul 08, 2026 - 03:37
0 0
JAKARTA — Ribuan umat Muslim memadati Masjid Istiqlal sejak Rabu (25/3) petang

Kronologi Ibadah Malam Puncak

  1. 17.30 WIB — Panitia mulai membuka akses utama dan memasang pembatas tambahan di area pelataran untuk mengantisipasi lonjakan jamaah.
  2. 18.15 WIB — Ratusan jamaah dari luar kota mulai berdatangan menggunakan bus yang diparkir di area Monas, langsung mengalir ke dalam masjid.
  3. 19.45 WIB — Sholat Isya berjamaah dimulai, dipimpin Imam Besar dengan bacaan surat panjang, menandai awal ibadah intensif malam itu.
  4. 20.30 WIB — Sholat Tarawih 20 rakaat plus witir, diselingi ceramah singkat tentang keutamaan Lailatul Qadar.
  5. 22.00 WIB — Jamaah memasuki sesi Qiyamul Lail, sholat tahajud berjamaah, dilanjutkan membaca Al-Quran individu dan berkelompok.
  6. 01.30 WIB — Puncak doa bersama, di mana Imam memimpin munajat khusus memohon ampunan dan keberkahan malam seribu bulan.
  7. 03.00 WIB — Sahur massal disediakan panitia, dibagikan secara tertib di tenda-tenda sekitar masjid, diikuti sholat Subuh berjamaah yang menutup rangkaian ibadah.

Koordinator ibadah Masjid Istiqlal, H. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa malam ke-25 Ramadan memang diproyeksikan sebagai salah satu puncak kunjungan. "Kami mencatat lebih dari 15.000 jamaah hadir malam ini, naik 40% dibandingkan malam-malam ganjil sebelumnya. Ini tradisi tahunan yang selalu kami siapkan dengan pengamanan ekstra dan fasilitas tambahan," ujarnya saat ditemui di sela acara.

Antusiasme jamaah terlihat jelas dari keragaman latar belakang. Mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga dengan anak kecil, hingga lansia berkursi roda, semua larut dalam ritual yang sama: membaca Al-Quran, memanjatkan doa, dan melaksanakan sholat malam. Di sudut-sudut masjid, terlihat kelompok remaja yang membentuk halaqah Al-Quran, saling menyimak bacaan satu sama lain, menciptakan simfoni malam yang khusyuk.

Dari pantauan di lapangan, jamaah tidak hanya berasal dari Jabodetabek. Beberapa mengaku sengaja datang dari Bandung, Cirebon, bahkan Lampung. "Saya rutin ke sini setiap 10 hari terakhir Ramadan. Tahun ini bawa keluarga, total 12 orang, naik kereta dari Bandung siang tadi. Pulangnya nanti Subuh," kata Dedi Supriyadi (45), seorang wiraswasta yang ditemui di antara kerumunan.

Pihak masjid menyiapkan 5.000 porsi sahur yang habis dalam waktu kurang dari satu jam. Menu sederhana nasi, ayam goreng, dan air mineral itu disambut antusias oleh jamaah yang telah beribadah berjam-jam. Posko kesehatan juga didirikan dengan 3 ambulans siaga dan 15 tenaga medis yang menangani kasus ringan seperti pusing dan kelelahan.

Keamanan melibatkan 200 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP yang berjaga di setiap pintu masuk dan area parkir. Tidak ada insiden berarti yang dilaporkan sepanjang malam. Kepala Keamanan Masjid Istiqlal, AKBP (Purn) Sutrisno, mengonfirmasi bahwa situasi terkendali sepenuhnya. "Alhamdulillah, zero insiden. Jamaah sangat tertib dan kooperatif," tegasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User